Kerusuhan Pecah di Gedung DPRD Cirebon, Motor Satpam Ikut Jadi Korban Kebakaran

Motor Satpam Imron yang dibakar oleh para perusuh
Sumber :
  • http://www.antaranews.com/

Cirebon, VIVA Banyuwangi –Aksi kerusuhan yang terjadi di Gedung DPRD Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Sabtu, 30 Agustus 2025 malam, menyisakan duka bagi salah seorang petugas keamanan (satpam) bernama Imron. 

img_title Makam Umum Desa Wonorejo Jadi Tempat Pembuangan Limbah Batu Bara

Sepeda motor miliknya, yang menjadi satu-satunya alat transportasi untuk bekerja, hangus terbakar dalam insiden tersebut.

Dilansir dari antaranews.com, motor itu terparkir di halaman gedung dan tidak sempat diselamatkan saat kericuhan pecah. 

img_title Pawai Budaya Pamer 80% Kesenian Lokal, Probolinggo Bidik 1.000 Event dari Potensi Kota Transit

"Sekarang habis terbakar. Saya bingung bagaimana bisa tetap bekerja tanpa kendaraan itu," kata Imron, mengungkapkan kesedihannya di lokasi kejadian.

Ia mengaku sangat terpukul karena motor tersebut merupakan hasil tabungan bertahun-tahun. Saat kerusuhan berlangsung, ia hanya bisa melihat dari kejauhan tanpa bisa berbuat banyak. 

img_title Hendak Masuk Toko Lewat Plafon, Terduga Pelaku Keburu Diamankan Warga

"Waktu kejadian saya tidak bisa berbuat banyak, hanya bisa melihat dari jauh," ujarnya.

Kerusuhan ini juga menyebabkan kerusakan pada beberapa fasilitas Gedung DPRD Kabupaten Cirebon.

Kepala Bidang Kedaruratan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Cirebon, Eno Sudjana, menyebutkan timnya berhasil memadamkan api di beberapa titik, termasuk di bagian utara dan selatan gedung, serta dua pos pengamanan.

Selain kebakaran, Eno mengungkapkan sejumlah fasilitas di gedung tersebut juga dijarah oleh perusuh. Barang-barang inventaris kantor hingga pagar di kawasan Alun-alun Pataraksa Cirebon turut menjadi korban. 

Hingga saat ini, nilai kerugian akibat peristiwa tersebut belum bisa dipastikan karena masih menunggu pendataan lebih lanjut.

Berdasarkan informasi, kerusuhan dipicu oleh sekelompok perusuh yang melemparkan botol dan batu ke arah gedung dewan. Setelah kejadian, aparat keamanan langsung melakukan penjagaan ketat di sekitar lokasi. Kondisi di sekitar gedung kini mulai kondusif.