Presiden Prabowo Datangi Rumah Duka Ojol Afan Kurniawan, Sampaikan Janji Ini!

Presiden Prabowo Datangi Rumah Duka Ojol
Sumber :
  • www.youtube.com @tvOneNews

Jakarta, VIVA Banyuwangi – Presiden RI, Prabowo Subianto, mengunjungi rumah duka Afan Kurniawan, pengemudi ojek online yang meninggal dalam insiden tragis di Pejompongan, Jakarta Pusat.

img_title Tips Mengatur File di Laptop agar Tidak Berantakan

Kunjungan ini menjadi sorotan publik dan disambut langsung oleh Direktur Utama GoTo, Patrick Waluyo, serta keluarga korban.

Kehadiran Prabowo di tengah suasana duka memberikan ketenangan dan harapan bagi keluarga yang ditinggalkan, terutama setelah janji-janji yang di sampaikan.

img_title Pemkab Banyuwangi Enggan Teken Surat Tuntutan, Aliansi Banyuwangi Menggugat Nyatakan Mosi Tidak Percaya

Kematian Afan Kurniawan, seorang pemuda berusia 21 tahun, dalam sebuah insiden yang melibatkan mobil taktis Brimob, telah menyita perhatian nasional.

Publik menuntut keadilan dan investigasi tuntas atas kasus ini. Merespons hal tersebut, Presiden datang langsung untuk memberikan belasungkawa dan memastikan kasus ini akan diusut hingga tuntas.

img_title Dua Perempuan Bertengkar dan Saling Jambak di Pantai Kampe Banyuwangi, Viral di Sosial Media

Kunjungan tersebut juga didampingi oleh sejumlah pejabat, seperti Kepala BIN Muhammad Herindra, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Tedi Indrawijaya.

Prabowo Subianto secara langsung menyampaikan dukacitanya kepada keluarga korban.

"Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa saudara Afan Kurniawan," ujar Presiden RI, Prabowo Subianto. Seperti dikutip dari kanal YouTube @tvOneNews.

Presiden juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mengawasi jalannya proses hukum dan memastikan bahwa seluruh kasus akan diselesaikan dengan transparan.

"Kami akan pastikan keadilan ditegakkan. Kasus ini akan kami usut tuntas, tidak ada yang ditutup-tutupi," tambah Prabowo Subianto. Minggu, 31 Agustus 2025.

Kunjungan ini merupakan pesan kuat dari pemerintah bahwa setiap warga negara memiliki hak untuk dilindungi dan mendapatkan keadilan, tanpa memandang status sosial.

Keluarga korban, yang masih dalam suasana berduka, merasa sangat dihargai dengan kedatangan orang nomor satu di Indonesia ini.

Perhatian ini diharapkan dapat sedikit mengobati rasa kehilangan mereka dan memberikan jaminan bahwa keadilan akan ditegakkan.