Apresiasi Aksi Damai Mahasiswa, Ketua DPRD Babel Nytakan Siap Pangkas Kunker dan Kawal Aspirasi Rakyat
- www.antaranews.com
Pangkalpinang, VIVA Banyuwangi – Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Didit Sri Gusjaya, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap ratusan mahasiswa dari berbagai kampus yang melakukan aksi damai di Kantor DPRD Babel pada Senin, 1 September 2025. Aksi yang berlangsung sekitar empat jam, mulai pukul 15.30 WIB hingga 19.16 WIB ini berjalan aman, tertib, dan sesuai aturan tanpa insiden.
"Kami apresiasi adik-adik mahasiswa yang sudah menyampaikan aspirasinya dengan damai, tentram dan tertib, membuktikan mereka kader generasi muda yang baik," kata Ketua DPRD Babel, Didit Sri Gusjaya usai menerima aspirasi mahasiswa di Pangkalpinang, sebagaimana dikutip dari laman resmi antaranews.com.
Aksi mahasiswa kali ini mengusung gerakan Bangka Belitung Menggugat. Mereka menyuarakan berbagai tuntutan yang dinilai mencerminkan penderitaan dan keresahan masyarakat Babel.
Menurut Didit, aksi damai oleh ratusan mahasiswa tersebut merupakan wujud nyata kepedulian mahasiswa terhadap kondisi sosial dan ekonomi rakyat.
"Apa yang disampaikan mereka itu aspirasi murni rakyat dan itulah penderitaan rakyat saat ini, jadi saya terimakasih dan apresiasi luar biasa kepada mereka yang sudah menyadarkan kami agar kami bekerja dengan baik dan aksi damai ini bentuk perjuangan mereka untuk rakyat," ujar Didit. Senin, 1 September 2025.
Sebagai bentuk nyata tindak lanjut dari aspirasi mahasiswa, Ketua DPRD Babel menandatangani kesepakatan bersama dan langsung mengumumkan sejumlah langkah konkret.
Didit memastikan mulai Selasa 2 September 2025, DPRD Babel akan memangkas kegiatan kunjungan kerja keluar daerah. Hal ini dilakukan agar anggaran lebih fokus pada kebutuhan rakyat.
Salah satu tuntutan mahasiswa terkait masalah pertambangan di Desa Batu Beriga juga akan ditindaklanjuti. Didit menegaskan akan memanggil Direktur Utama PT Timah untuk membahas pencabutan izin usaha pertambangan (IUP) di kawasan tersebut.
DPRD Babel juga akan mengusulkan pencabutan izin Hutan Tanaman Industri (HTI) di beberapa kabupaten. Menurut Didit, usulan ini sudah disampaikan ke Direktorat Jenderal terkait dan pihaknya akan mengawal hingga benar-benar terealisasi.
"Kami juga alan mengusulkan izin pencabutan HTI di beberapa kabupaten yang saat ini sudah kami sampaikan ke Dirjen dan akan kami kawal sampai selesai," jelas Ketua DPRD Babel.