BRIN Digandeng NFA Untuk Teknologi Iradiasi, Perpanjang Umur Makanan
- https://www.youtube.com/watch?v=SdWbNxBUfps
Jakarta, VIVA Banyuwangi –Teknologi iradiasi pangan digadang-gadang akan menjadi kunci memperpanjang umur simpan cabai dan bawang. Kedua bahan pangan ini menjadi bagian dari cadangan pangan nasional.
Guna membahas kajian pemanfaatan teknologi iradiasi sebagai solusi memperpanjang masa simpan pangan segar. Badan Pangan Nasional (NFA) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar diskusi daring. Senin, 1 September 2025.
“Koordinasi ini merupakan salah satu implementasi atas Nota Kesepahaman yang telah ditandatangani. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat kebijakan pembangunan pangan nasional,” ujar Yusra Egayanti seperti dikutip dari website resmi Badan Pangan Nasional.
Pada forum sebelumnya, yang dilaksanakan pada tahun 2023, telah disepakati tiga komoditas prioritas cadangan pangan. Namun, dibutuhkannya masa simpan yang lebih lama agar kualitasnya tidak mengalami penyusutan.
“Cadangan pangan tidak hanya menekankan ketersediaan, tetapi juga perlindungan masyarakat melalui pangan yang bergizi, bermutu, dan aman,” tegas Direktur Perumusan Standar Keamanan dan Mutu Pangan NFA, Yusra.
Pertemuan ini juga menghadirkan pakar serta pelaku industri pengguna teknologi iradiasi pangan. Kehadiran mereka diharapkan memperkaya kajian agar lebih komprehensif dan aplikatif dalam mendukung ketahanan pangan nasional.