Diplomat KBRI Lima Tewas Ditembak Saat Bersepeda, Kepolisian Peru Gelar Pengepungan
- https://www.istockphoto.com/id/foto/bayangan-dan-pistol-gm871380072-145312435?searchscope=image%2Cfilm
Jakarta, VIVA Banyuwangi – Kepolisian Nasional Peru menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya diplomat Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Lima, Zetro Leonardo Purba (42), yang tewas ditembak orang tak dikenal. Senin, 1 September 2025
Dalam pernyataannya yang diunggah melalui akun resmi X, polisi Peru menegaskan komitmennya untuk segera mengusut tuntas kasus ini.
“Kami segera mengaktifkan rencana Cerco (pengepungan) dan memulai investigasi untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku,” tulis pihak kepolisian. Seperti dilansir dari viva.co.id
Menurut laporan media lokal Panamericana Television, Zetro ditembak sebanyak tiga kali hanya beberapa meter dari tempat tinggalnya di distrik Lince, Lima. Saat kejadian, korban sedang bersepeda bersama istrinya.
“Kami mendengar tiga kali letusan senjata api. Saat menoleh, kami melihat seorang pria tergeletak dan seorang perempuan berteriak minta tolong.” ujar seorang saksi mata. Selasa 2 September 2025
Zetro sempat dilarikan ke Klinik Javier Prado, namun nyawanya tidak terselamatkan. Sementara itu, istrinya berhasil selamat dan kini berada dalam perlindungan kepolisian setempat.
Informasi dari pihak kepolisian menyebut, Zetro baru lima bulan bertugas di Peru. Sebelumnya, ia pernah menjabat di Konsulat Jenderal RI (KJRI) Melbourne, Australia.
Menteri Luar Negeri Sugiono turut menyampaikan duka mendalam atas tragedi ini.
“Kami sangat berduka atas kehilangan salah satu putra terbaik bangsa. Pemerintah akan memastikan seluruh hak keluarga korban, termasuk pendidikan anak almarhum, dijamin oleh negara,” ujar Sugiono
Tragedi ini meninggalkan luka mendalam, baik bagi keluarga maupun jajaran Kementerian Luar Negeri RI. Polisi Peru menegaskan penyelidikan tidak akan berhenti sampai pelaku ditangkap.
“Kami akan bekerja tanpa henti hingga kasus ini terungkap. Pelaku tidak akan lolos,” tegas pernyataan kepolisian.