Pentolan Grup Musik Bimbo, Acil Bimbo, Meninggal Dunia di RSHS Bandung

Acil Bimbo, Pentolan Grup Musik Bimbo
Sumber :
  • https://www.tvonenews.com/gallery-foto/berita/nasional/367367-innalillahi-acil-bimbo-meninggal-dunia-usai-dirawat-di-rshs-bandung-bakal-dimakamkan-di-cimahi

Bandung, VIVA Banyuwangi – Dunia musik Indonesia kembali berduka. Raden Darmawan Dajat Hardjakusumah atau lebih dikenal sebagai Acil Bimbo, meninggal dunia di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Senin, 1 September 2025

img_title Abu Batubara Selimuti Pemakaman Umum Desa Wonorejo, Warga Terancam ISPA

Musisi legendaris itu wafat di usia 82 tahun setelah setahun terakhir berjuang melawan komplikasi kanker.

Putri sulung almarhum, Anne Kusumawardhani, menceritakan kondisi sang ayah yang sempat keluar masuk rumah sakit beberapa kali sebelum akhirnya berpulang.

img_title Api Bromo Makin Membesar di Hari Ketiga, Tim Sempat Terjebak dan Semua Pintu Wisata Ditutup

“Sakitnya kanker komplikasi, setahun ini. Jadi setahun terakhir bapak sudah tiga kali masuk rumah sakit. Bapak meninggal di umur 82 tahun,” ujar Anne di Bandung. Selasa, 2 September 2025

Anne juga menyampaikan, sang ayah menitipkan pesan penting bagi keluarga agar terus menjaga ibadah dan kerukunan.

img_title Dari Satu Kasus Mengarah ke Kasus Lain, 56 Paket Sabu Disita Polisi dalam Sepekan

“Kebanyakan pesannya jangan tinggalkan shalat, ngaji. Beliau juga menitipkan agar keluarga tetap rukun,” tutur Anne. Seperti dilansir dari antaranews.com

Jenazah Acil dimakamkan di TPU Cipageran, Kolmas, Cimahi pukul 11.00 WIB. Tak hanya untuk keluarga, Acil Bimbo juga mewariskan pesan untuk masyarakat luas.

“Jangan ribut. Pesannya lebih ke jaga persatuan. Harus kuat dari kita dulu untuk bisa ke mana-mana. Mohon doanya untuk semua,” imbuh Anne. 

Almarhum meninggalkan seorang istri, Ernawati, empat anak, serta cucu-cucu tercinta, termasuk dua mantan anggota JKT48, Hasyakyla Utami dan Adhisty Zara.

Lahir pada 20 Agustus 1943, Acil Bimbo bukan hanya sebagai pentolan grup musik Bimbo yang melahirkan banyak lagu abadi seperti Sajadah Panjang, Melati dari Jayagiri, hingga Rindu Rosul, tetapi juga sebagai budayawan dan pecinta lingkungan.

Ia bahkan pernah menjabat sebagai Ketua LSM Bandung Spirit pada tahun 2000. Kepergian Acil meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan pencinta musik Indonesia.