Dukung Transformasi Pembangunan Nasional, Komisi XI DPR RI Setujui Pagu Anggaran Bappenas 2026 Rp2,59 Triliun

Komisi XI DPR RI Setujui Pagu APBN 2026 untuk Bappenas
Sumber :
  • www.antaranews.com

Jakarta, VIVA Banyuwangi – Komisi XI DPR RI menyetujui pagu anggaran Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2026 sebesar Rp2,59 triliun. Anggaran ini difokuskan untuk mendukung transformasi pembangunan nasional dan memperkuat perencanaan pembangunan jangka panjang Indonesia.

img_title Pertumbuhan Ekonomi 6,81 Persen hingga Aspirasi Ojol, Ini Bahasan Dialog Kebangsaan Kota Probolinggo

Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, dalam rapat kerja bersama Bappenas di Jakarta, menjelaskan bahwa pagu anggaran Bappenas terbagi ke dalam dua program utama.

"Rincian per program (pagu anggaran Bappenas) ada dua, yaitu perencanaan pembangunan nasional/PPN (Rp1,06 triliun) dan dukungan manajemen (Rp1,52 triliun)," kata Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun, sebagaimana dilansir dari laman antaranews.com

img_title Presiden Prabowo Tekankan Komitmen Atasi Stunting dan Pertumbuhan Ekonomi

Secara lebih rinci, anggaran dukungan manajemen yang bersumber dari rupiah murni digunakan untuk membayar gaji dan tunjangan kinerja senilai Rp619,41 miliar, sewa gedung sebesar Rp330 miliar, operasional pegawai Rp36 miliar, dan dukungan pelayanan sebesar Rp542,29 miliar.

Sementara itu, program PPN terdiri dari rupiah murni sebesar Rp801,58 miliar, lima proyek pinjaman luar negeri senilai Rp86,42 miliar, serta lima proyek hibah luar negeri sebesar Rp181,27 miliar.

img_title Pelaku Usaha Indonesia-AS Teken 11 MoU Senilai USD 38,4 Miliar, Apa Saja Isinya?

Adapun anggaran program PPN ini diarahkan untuk sejumlah prioritas strategis, antara lain untuk pengawalan transformasi Indonesia dan penyusunan peraturan turunan UU Nomor 59 Tahun 2024 tentang RPJPN 2025–2045, sinkronisasi perencanaan dan penganggaran program penurunan kemiskinan, dan Pengendalian terpadu melalui Manajemen Risiko Pembangunan Nasional (MRPN).

Kemudian juga untuk implementasi Satu Data Indonesia (SDI) dan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), koordinasi pelaksanaan sistem irigasi untuk mendukung swasembada pangan, penguatan sumber daya manusia perencanaan di pusat dan daerah, dan penguatan percepatan perencanaan di tingkat daerah.

Selain itu, Bappenas juga akan mengoordinasikan program pemeriksaan kesehatan gratis, pembangunan rumah sakit lengkap berkualitas, sekolah unggul dan terintegrasi, program lanjutan kartu kesejahteraan dan kartu usaha, hingga penyusunan rencana induk kawasan swasembada pangan, energi, dan air.

Pagu anggaran Bappenas 2026 juga mendukung sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pengelolaan sampah terpadu, digitalisasi pendidikan, pengembangan Koperasi Desa Merah Putih, program infrastruktur desa, BLT, serta rumah bersanitasi untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

Halaman Selanjutnya
img_title