Polisi Perketat Pengamanan Pelabuhan Jangkar Antisipasi Lonjakan Penumpang Maulid Nabi
- Dokumentasi Humas Polres
Banyuwangi – Polres Situbondo perketat pengamanan sebagai langkah antisipasi potensi lonjakan penumpang di Pelabuhan Jangkar. Tindakan tersebut dilakukan menjelang Maulid Nabi Muhammad SAW yang menjadi momentum para santri dari pondok pesantren asal kepulauan Madura mendapat jatah liburan dan pulang kampung.
Selain itu banyak juga wali santri, alumni dan masyarakat asal kepulauan madura yang akan datang menghadiri acara maulid nabi di sejumlah pondok pesantren.
Beberapa Pondok Pesantren yang menjadi tujuan utama jamaah adalah Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo dan Ponpes Walisongo Mimbaan Panji Situbondo. Keduanya merupakan pesantren besar yang memiliki ribuan jamaah dari berbagai daerah, terutama dari wilayah kepulauan Madura.
“Diperkirakan ada ribuan jamaah yang menyebrang dan hadir untuk acara maulid nabi, banyak juga santri yang sedang liburan mau pulang ke Madura, jadi pengamanan perlu ditingkatkan,” ujar Kasat Polairud Situbondo AKP Gede Sukarmadiyasa, Jumat, 5 September 2025.
Untuk memastikan keamanan dan keselamatan, Satpolairud Polres Situbondo mengerahkan personelnya dan berkoordinasi dengan instansi maritim terkait seperti TNI AL, KSOP Kelas IV Panarukan, ASDP serta Dishub Provinsi Jawa Timur.
Petugas tidak hanya fokus pada pengamanan, tetapi juga melakukan langkah preemtif dan preventif, yakni dengan memberikan edukasi kepada penumpang dan awak kapal, pengecekan kapal hingga pengawasan terhadap potensi pengangkutan barang ilegal.
AKP Gede menegaskan, pihaknya sudah memetakan potensi kerawanan di area pelabuhan dan mempersiapkan para personelnya untuk menghadapi situasi tersebut.
“Koordinasi dengan instansi terkait sudah kami lakukan, personel kami juga siaga untuk memastikan proses embarkasi maupun debarkasi berjalan lancar, aman, dan tertib,” tambahnya.
Selain mempersiapkan lonjakan menjelang Maulid Nabi, Satpolairud juga mempersiapkan hal yang sama untuk arus balik setelah perayaan. Yakni saat jamaah kembali menyeberang untuk pulang usai menghadiri acara.
“Kepulangan jamaah dan masyarakat ke kepulauan Madura juga menjadi perhatian kami. Selain pengamanan, kami sudah memberikan arahan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem agar pelayaran tetap aman,” tutupnya.