Polisi Ungkap Motif Pembakaran Gedung Grahadi, Kerugian Ditaksir Tembus Ratusan Miliar
- YouTube @tvOneNews
Surabaya, VIVA Banyuwangi – Aksi brutal di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya menyisakan luka yang dalam.
Kerugian akibat vandalisme dan pembakaran ini ditaksir mencapai angka fantastis.
Polisi menduga ada motif terencana di balik aksi anarkis tersebut, yang mana para pelaku bukanlah bagian dari massa yang berunjuk rasa secara damai.
Insiden ini juga menjadi sorotan nasional karena merusak bangunan cagar budaya.
Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto, menegaskan bahwa kerugian akibat aksi anarkis tersebut sangat besar.
"Betul, polisi telah menangkap 89 pelaku pembakaran gedung Grahadi dan Polsek Tegalsari," kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto. Minggu, 7 September 2025.
"Saat ini masih kita kembangkan, nanti akan kita update terus," tutur Irjen Pol Nanang Avianto. Seperti dilansir dari kanal YouTube @tvOneNews.
Tidak hanya kerugian material, kejadian ini juga menimbulkan kerugian non-material yang tidak ternilai.
Total kerugian akibat aksi massa di berbagai daerah di Indonesia hampir mencapai Rp900 miliar, dengan kerugian terbesar ada di Jawa Timur.
Aksi vandalisme ini juga sempat membuat mencekam warga Surabaya pada malam hari itu.