Prabowo Gedor Reformasi Politik, Sinyal Perombakan Partai!
- YouTube @tvOneNews
Jakarta, VIVA Banyuwangi – Presiden RI, Prabowo Subianto memberikan sinyal tegas untuk merombak sistem politik dan birokrasi di Indonesia.
Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, sebagai respons atas desakan publik yang menuntut adanya perubahan.
Prabowo memerintahkan kabinetnya untuk segera melakukan reformasi politik demi mewujudkan visi "Asta Cita."
Yusril Ihza Mahendra menyatakan bahwa Presiden sangat serius menanggapi tuntutan rakyat.
"Reformasi politik dan birokrasi menjadi prioritas utama,” ujar Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra. Minggu, 7 September 2025.
“Presiden Prabowo Subianto meminta kami untuk menyusun langkah-langkah strategis," tambah Yusril. Seperti dikutip dari kanal YouTube @tvOneNews.
Yusril Ihza Mahendra juga menyinggung bahwa reformasi ini akan menyasar sistem rekrutmen politik yang dianggap transaksional.
"Presiden Prabowo Subianto ingin agar sistem rekrutmen politik lebih mengedepankan kompetensi, bukan hanya popularitas," kata Yusril Ihza Mahendra.
Rencana ini disambut baik oleh masyarakat yang berharap adanya perbaikan dalam kinerja anggota legislatif dan sistem kepartaian.