Imbas Tragedi Majelis Taklim Ambruk, DPR Desak Kemenag Prioritaskan Aturan Keselamatan Ibadah!
- antaranews.com
Jakarta, VIVA Banyuwangi –Tragedi ambruknya bangunan Majelis Taklim Ashobiyyah di Bogor, Jawa Barat, harus menjadi momentum bagi Kementerian Agama (Kemenag) untuk memperkuat standar keselamatan jamaah. Hal tersebut ditegaskan oleh Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina.
“Musibah ini adalah alarm keras bagi Kemenag bahwa urusan keselamatan jamaah tidak boleh lagi ditempatkan sebagai hal sekunder,” kata Selly Andriany kepada wartawan di Jakarta. Selasa, 9 September 2025.
Menurut Selly, Kemenag melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) tidak cukup hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi harus menjadi pengawal utama standar keamanan bangunan ibadah.
“Kemenag harus segera menyiapkan pedoman teknis yang bersifat wajib dan memastikan adanya peninjauan rutin atas kondisi rumah ibadah. Ditjen Bimas Islam tidak bisa hanya berhenti pada fasilitasi administratif, melainkan harus hadir sebagai regulator yang menjamin keselamatan jamaah,” ujar Selly Andriany, seperti dilansir dari antaranews.com.
Selly Andriany Gantina berpandangan bahwa kelemahan dalam pengawasan perizinan dan aspek teknis bangunan tidak boleh lagi dibiarkan. Oleh karena itu, Selly mendorong adanya koordinasi yang erat antara Kemenag dan pemerintah daerah dalam hal perizinan, pengawasan, hingga peninjauan berkala kondisi fisik rumah ibadah.
Sambil menyampaikan duka mendalam atas tragedi tersebut, Selly mengajak semua pihak untuk menjadikan musibah ini sebagai pengingat agar lebih berhati-hati dan bergotong royong dalam membangun fasilitas keagamaan demi keselamatan seluruh umat.