Terdampak Kemarau Panjang, Ratusan Warga Probolinggo Terima Bantuan Air dari BPBD!
- antaranews.com
Probolinggo, VIVA Banyuwangi –Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, melalui Tim Reaksi Cepat (TRC), bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih. Bantuan ini ditujukan kepada warga di dua desa dalam Kecamatan Leces yang mengalami krisis air akibat kemarau panjang.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, merinci skala distribusi bantuan tersebut.
“Sebanyak 23.000 liter air bersih disalurkan menggunakan empat unit truk tangki,” kata Oemar Sjarief di Probolinggo. Selasa, 9 September 2025.
Oemar Sjarief memaparkan bahwa alokasi bantuan air bersih diprioritaskan untuk wilayah yang paling parah terdampak dan memiliki jumlah penduduk lebih banyak.
“Dari total bantuan tersebut, 17.000 liter air bersih dikirim ke Dusun Gonggo RT 01 dan 02 RW 01 Desa Tigasan Kulon. Wilayah itu dihuni oleh 141 Kepala Keluarga (KK) dengan total 447 jiwa,” sambung Oemar Sjarief, seperti dilansir dari antaranews.com.
Sementara sisa bantuan sebanyak 6.000 liter didistribusikan ke Dusun Krajan, Desa Tigasan Wetan, untuk 32 KK. Menurut Oemar Sjarief, krisis air bersih ini merupakan dampak dari musim kemarau yang telah berlangsung sejak Juli 2025 dan semakin parah dalam dua pekan terakhir.
BPBD mengambil tindakan cepat setelah menerima laporan dari masyarakat melalui aparat desa setempat. Oemar Sjarief menegaskan bahwa distribusi ini bukan yang pertama dan BPBD siap menyalurkan bantuan lanjutan jika kondisi belum membaik, serta siap membantu desa-desa lain yang terdampak.
Oemar Sjarief juga mengapresiasi kolaborasi yang baik antara tim TRC dan perangkat desa, serta mengimbau warga untuk tetap tenang dan aktif berkomunikasi dengan BPBD. Saat ini, BPBD Kabupaten Probolinggo juga sedang melakukan pemetaan wilayah lain yang berpotensi mengalami krisis serupa untuk menentukan prioritas distribusi berikutnya.