BPBD Probolinggo Salurkan Bantuan Air Bersih ke Dua Desa Imbas Kemarau Panjang

Penyaluran air bersih oleh BPBD Probolinggo
Sumber :
  • https://www.antaranews.com/berita/5095769/bpbd-probolinggo-distribusikan-air-bersih-ke-dua-desa-alami-krisis-air?utm_source=antaranews&utm_medium=desktop&utm_campaign=editor_picks

Probolinggo, VIVA Banyuwangi – Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo mendistribusikan bantuan air bersih ke dua desa yang tengah mengalami krisis air bersih.

img_title Serahkan Kajian Akademik ke Ketua DPRD Banyuwangi, GMNI Banyuwangi Dorong Legislasi yang Transparan dan Partisipatif

Kedua desa tersebut ialah Desa Tigasan Kulon dan Tigasan Wetan yang terletak di Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

"Sebanyak 23.000 liter air bersih disalurkan menggunakan empat unit truk tangki," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief pada Selasa, 9 September 2025.

img_title 2.729 Warga Kota Probolinggo Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu dari Pemkot

Omar mengungkapkan bahwa bantuan tersebut dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan dasar bagi warga di wilayah terdampak.

"Dari total bantuan tersebut, 17.000 liter air bersih dikirim ke Dusun Gonggo RT 01 dan 02 RW 01 Desa Tigasan Kulon. Wilayah itu dihuni oleh 141 Kepala Keluarga (KK) dengan total 447 jiwa," terang Oemar seperti dikutip dari ANTARA News.

img_title Dipilih Kemenko Pangan, Banyuwangi Jadi Percontohan Sistem Pemantauan Beras Nasional

Terdapat pula bantuan sejumlah 6.000 liter air bersih yang didistribusikan ke 32 KK dengan jumlah 96 Jiwa di Dusun Krajan RT 06 RW 01, Desa Tigasan Wetan.

Lanjut Oemar, sebanyak tiga unit truk tangki berkapasitas 6.000 liter dan satu unit truk tangki berkapasitas 5.000 liter dikerahkan untuk mengangkut air bersih tersebut.

"Krisis air bersih di kawasan tersebut merupakan dampak dari kemarau panjang yang terjadi sejak Juli 2025," sambung Oemar.

Ia menjelaskan bahwa, dalam dua pekan terakhir, BPBD telah menerima laporan dari masyarakat yang disampaikan melalui kepala dan perangkat desa setempat terkait kesulitan air bersih.

"Tindakan cepat kami lakukan dengan mengerahkan TRC PB ke lapangan. Kami terus memantau situasi dan melakukan distribusi lanjutan apabila kondisi belum membaik dalam beberapa hari ke depan," ungkap Oemar.

Oemar juga menyebut bahwa BPBD siap mendistribusikan air bersih ke desa-desa lain yang terdampak.

Selain itu, ia mengimbau masyarakat dan pemerintah agar turut terlibat aktif sehingga akan sangat membantu proses distribusi air bersih dengan tepat sasaran. Oemar pun mengapresiasi TRC PB BPBD dan perangkat desa yang berkolaborasi dengan baik.

"Kami berharap masyarakat tetap tenang dan terus menjalin komunikasi dengan BPBD. Kami akan terus hadir untuk memastikan kebutuhan dasar seperti air bersih tetap terpenuhi," terang Oemar.

Halaman Selanjutnya
img_title