Perintah Langsung Prabowo! Menteri ESDM Ungkap Rencana Strategis Atur Sumber Daya Alam!

Perintah Langsung Prabowo
Sumber :
  • YouTube @tvOneNews

Jakarta, VIVA Banyuwangi – Presiden RI, Prabowo Subianto menggelar rapat kabinet terbatas dengan para menteri Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta.

img_title Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Pemerintah Buka Peluang Impor LPG

Untuk membahas langkah-langkah strategis dalam mengelola kekayaan alam Indonesia.

Pertemuan yang berlangsung secara tertutup ini menghasilkan instruksi penting yang langsung disampaikan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia.

img_title Perkuat Cadangan Energi Nasional, Menteri ESDM Ungkap Temuan Gas Bumi Raksasa

Dalam keterangannya kepada awak media setelah rapat, Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa Prabowo Subianto memberikan arahan khusus.

Untuk mengelola cadangan mineral yang melimpah di tanah air, demi kemakmuran rakyat.

img_title Ikuti Mekanisme Pasar, Harga Pertamax Turbo, Dexlite hingga Dex Naik per 18 April

Bahlil Lahadalia juga memaparkan bahwa salah satu langkah yang akan segera diimplementasikan adalah penerapan GORC (General Reporting Code) sebagai standar pelaporan eksplorasi sumber daya mineral.

GORC ini diharapkan dapat menjadi fondasi yang kuat untuk memastikan pengelolaan kekayaan alam yang transparan dan akuntabel.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menjelaskan arahan dari Presiden RI, Prabowo Subianto.

"Presiden RI, Prabowo Subianto telah menginstruksikan sebuah rencana strategis," ujar Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral. Rabu, 10 September 2025.

"Untuk mengelola sumber daya alam Indonesia, terutama cadangan mineral," tambah Bahlil Lahadalia. Seperti dikutip dari kanal YouTube @tvOneNews.

Bahlil Lahadalia menambahkan, implementasi GORC akan menjadi langkah awal yang sangat krusial.

"Ini termasuk implementasi klasifikasi GORC (General Reporting Code), yang merupakan standar minimum untuk melaporkan hasil eksplorasi sumber daya mineral," tutur Bahlil Lahadalia. 

Langkah strategis ini menandai komitmen serius pemerintah untuk mengoptimalkan kekayaan alam demi pertumbuhan ekonomi.

Dengan adanya standar pelaporan yang jelas dan terpercaya, diharapkan potensi tambang di Indonesia dapat dimaksimalkan secara efisien dan berkelanjutan.