Terkait Jemaah Haji Furoda, Ustadz Khalid Basalamah Ungkap Skema Sebenarnya!
- YouTube @tvOneNews
Jakarta, VIVA Banyuwangi – Ribuan jemaah haji furoda kini harus menelan pil pahit. Mereka menjadi korban dari skema penipuan kuota haji yang melibatkan PT Muhibbah.
Fakta ini terungkap setelah Ustadz Khalid Basalamah memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi.
Ustadz Khalid Basalamah menjelaskan bagaimana dirinya dan para jemaahnya dari Uhud Tour terpaksa harus beralih ke travel lain karena kuota haji furoda yang dijanjikan ternyata tidak didapatkan.
Ustadz Khalid Basalamah dan para jemaah lainnya merasa tertipu setelah pihak PT Muhibbah menawarkan visa lain yang diklaim sebagai visa resmi.
Kejadian ini tidak hanya merugikan secara materiil, tetapi juga secara spiritual.
Ustadz Khalid Basalamah menjelaskan bagaimana jemaahnya menjadi korban penipuan.
"Saya dan jemaah sudah membayar untuk haji furoda, tetapi kemudian ditawari visa lain oleh Ibnu Mas'ud dari PT Muhibbah," kata Ustadz Khalid Basalamah. Rabu, 10 September 2025.
"Yang dikatakan sebagai visa resmi dan kuota resmi," tambah Ustadz.
Ustadz Khalid Basalamah juga menjelaskan alasannya beralih ke travel PT Muhibbah.
"Saya dan jemaah dari Uhud Tour masuk menjadi jemaah Muhibbah karena Uhud Tour belum bisa mendapatkan kuota," tambah Ustadz Khalid Basalamah. Seperti dikutip dari kanal YouTube @tvOneNews.
Kini, kasus ini sedang dalam penyelidikan lebih lanjut oleh KPK. Jemaah haji yang menjadi korban berharap agar keadilan dapat segera ditegakkan.