Dorong Serapan Gula Petani Rakyat, Emil Dardak Kunjungi Pabrik Gula Gending
- https://www.antaranews.com/berita/5097521/wagub-jatim-dorong-serapan-gula-petani-tebu-rakyat-di-pg-gending
Probolinggo, VIVA Banyuwangi – Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Pabrik Gula (PG) Gending milik PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) di Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo pada Selasa, 9 September 2025.
Maksud dan tujuan kunker Emil Dardak ialah mendorong penyerapan gula petani tebu rakyat di PG Gending.
"Kunjungan itu dilakukan dalam rangka memastikan kelancaran operasional pabrik sekaligus memantau kondisi penyerapan gula petani tebu rakyat di tengah dinamika pasar gula nasional," jelas Emil di Probolinggo seperti yang dilansir dari ANTARA News.
Dalam kunjungan tersebut Emil tak sendiri. Ia didampingi para pejabat, seperti Bupati Probolinggo Mohammad Haris, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur Dydik Rudy Prasetya, dan Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Probolinggo Reno Handoyo.
Selain itu, sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo juga terlihat mendampingi kunker tersebut.
"Keberhasilan program swasembada gula nasional sangat bergantung pada keberpihakan terhadap petani tebu rakyat," ucap Emil.
Ia melanjutkan bahwa, saat ini, tantangan utama yang harus dihadapi ialah penyerapan hasil panen para petani secara optimal oleh pasar harus dapat dipastikan. Kendati, dalam skala nasional, produksi gula terbilang cukup tinggi.
"Dari total sekitar 400 ribu ton gula di Indonesia, sekitar 100-150 ribu ton sudah dibeli pedagang, 150 ribu ton masih milik PT SGN dan 100 ribu ton lainnya milik petani tebu rakyat," imbuh Emil.
Menurutnya, gula petani diproses di pabrik dengan sistem bagi biaya produksi. Hal ini tentunya menjadi harapan bagi para petani agar produknya terserap oleh pasar.
Masih dalam kesempatan yang sama, Emil turut mengapresiasi Direksi PT SGN. Menurutnya, di tengah dinamika industri gula nasional kini, direksi PT SGN masih tetap menunjukkan kepedulian terhadap para petani.
"Alhamdulillah, Dirut PT SGN tidak hanya memikirkan perusahaan, tetapi juga memastikan gula petani ikut terbeli. Semoga langkah itu memicu semangat bersama, sekaligus diiringi dukungan penegakan hukum terhadap peredaran ilegal gula rafinasi yang seharusnya hanya untuk industri," sambung Emil.
Guna menjaga kestabilan pasokan dan harga gula, Emil menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, daerah, hingga BUMN.