Wagub Emil Dardak Serahkan Bantuan Pemprov Jatim Rp 7,3 Miliar untuk Situbondo Fokus Turunkan Kemiskinan
- Dokumentasi Humas Pemda/ VIVA Banyuwangi
Situbondo, VIVA Banyuwangi –Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan sosial dan bantuan keuangan khusus senilai Rp. 7,329 miliar untuk Kabupaten Situbondo pada acara Sapa Bansos, Selasa 9 September 2025.
Penyerahan bantuan dilaksanakan di Pendopo Kawedanan Besuki oleh Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak kepada Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, yang turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda serta ratusan penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jawa Timur menyampaikan bahwa melalui program Sapa Bansos, upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di Jawa Timur terus menunjukkan hasil yang positif.
“Strategi pengentasan kemiskinan paling efektif adalah dengan cara menggabungkan pendampingan holistik dan pembangunan infrastruktur dasar yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujar Wagub Emil Dardak.
Kepala Dinas Sosial Jawa Timur, Restu Novi Widiani mengungkapkan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian besar dari Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur yang bertujuan untuk percepatan penurunan angka kemiskinan.
“Kurang lebih ada 250 orang yang hadir sebagai penerima manfaat untuk penyaluran ini. Alhamdulillah, Allah meridhai pertemuan kita hari ini,” ujar Restu.
Bantuan yang disalurkan terdiri dari beberapa program prioritas diantaranya Program Keluarga Harapan (PKH) Plus untuk lansia 70 tahun keatas senilai Rp. 1,698 miliar, bantuan kemiskinan ekstrem untuk 812 jiwa senilai Rp. 1,5 miliar, bantuan penyandang disabilitas senilai Rp. 900 juta, serta pemberdayaan ekonomi perempuan tangguh melalui program Putri Jawara senilai Rp. 3 juta per orang untuk 100 penerima.
Selain itu pemprov Jatim juga menyerahkan 40 unit alat bantu mobilitas lansia dan penyandang disabilitas senilai Rp. 192 juta dan bantuan untuk pilar sosial sebanyak 201 jiwa dengan total anggaran Rp. 732 juta.
Pilar sosial yang dimaksud adalah relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), dan pendamping PKH Kabupaten Situbondo yang turut hadir dalam acara tersebut.
Selain bantuan sosial diberikan pula bantuan keuangan khusus kepada 10 desa di Situbondo dengan total Rp. 1,2 miliar. Dana ini akan mendukung pembangunan desa serta penguatan ekonomi masyarakat setempat.
“Total setelah perluasan, bantuan yang dialokasikan untuk Situbondo mencapai Rp. 7,329 miliar. Mudah-mudahan bermanfaat dan bisa mengentaskan kemiskinan,” Tambah Kepala Dinas Sosial.