Banjir Bali Menewaskan 9 Orang dan Membuat Ratusan Warga Mengungsi
- https://x.com/FroggieMan7/status/1965644154278740038?t=pK-4oklZ8qnZA7AzLXofEg&s=08
Denpasar, VIVA Banyuwangi – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan banjir yang melanda enam kabupaten dan kota di Provinsi Bali menelan sembilan korban jiwa, dua orang dinyatakan hilang, serta ratusan warga terdampak.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan data tersebut diperoleh dari hasil kaji cepat penanganan darurat hingga pukul 18.45 WIB.
"Sebanyak 202 kepala keluarga atau sekitar 620 jiwa terdampak banjir," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari. Rabu, 10 September 2025
BNPB juga mengonfirmasi wilayah yang terdampak banjir, yakni Kota Denpasar, Kabupaten Jembrana, Gianyar, Klungkung, Badung, dan Tabanan.
Di Denpasar, tercatat lima korban meninggal dan dua orang hilang. Sementara di Jembrana, dua orang meninggal dunia serta 103 kepala keluarga atau sekitar 200 jiwa terdampak.
“Dari jumlah itu, 9 orang ditemukan meninggal dunia dan 2 orang masih dinyatakan hilang,” tambah Abdul. Seperti dilansir dari antaranews.com
Di Gianyar dan Badung masing-masing satu korban meninggal dunia. Sedangkan di Klungkung, 99 kepala keluarga atau 420 jiwa dilaporkan terdampak, dan pendataan di Tabanan masih berlangsung.
Banjir juga memaksa sebagian warga mengungsi. Di Jembrana, 85 orang menempati Balai Desa Yeh Kuning, Balai Banjar Yeh Kuning, Mushalla Assidiqie, dan Mushalla Darul Musthofa.
Sementara di Denpasar, 108 orang mengungsi ke fasilitas SD 25 Pemecutan, Banjar Sedana Merta Ubung, serta Banjar Dakdakan Peguyangan.
Sejumlah posko telah disiagakan untuk membantu proses evakuasi, pendataan, hingga penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak banjir.