Anak Gajah Tari di Tesso Nilo Ditemukan Mati Mendadak
- https://www.instagram.com/p/DOaW5cjAcoL/?igsh=MWJkajg3MGtuZHFtMw==
Pekanbaru, VIVA Banyuwangi – Seekor anak gajah Sumatera bernama Kalistha Lestari atau akrab dipanggil Tari, ditemukan mati mendadak. Berita ini membuat gempar jagat maya terutama di postingan yang diunggah di akun X @btn_tessonilo.
Tari ditemukan mati di Camp Elephants Flying Squad, Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau. Rabu, 10 September 2025
Tari merupakan gajah betina berusia 2 tahun 10 hari, hasil perkawinan gajah jinak bernama Lisa dengan gajah liar. Tari lahir pada 31 Agustus dan selama ini dirawat oleh tim mahout di TNTN.
Menurut kronologi, Tari masih dalam kondisi sehat. Sekitar pukul 07.45 WIB, ia terlihat aktif, makan dengan normal, dan tidak menunjukkan gejala sakit, hanya intensitas menyusunya sedikit menurun. Hingga sore hari, kondisinya tetap stabil. Selasa, 9 September 2025
Namun, keesokan paginya sekitar pukul 08.00 WIB, mahout menemukan Tari dalam keadaan tergeletak tanpa gerakan dan segera dinyatakan mati.
Dokter hewan yang melakukan pemeriksaan awal tidak menemukan luka atau tanda trauma, namun perut Tari tampak sedikit menggembung.
Untuk memastikan penyebab kematian, dilakukan nekropsi (bedah bangkai) dan pengambilan sampel organ yang selanjutnya akan dikirim ke laboratorium di Bogor. Hasil resmi akan diumumkan setelah proses analisis selesai.
Pihak Balai Taman Nasional Tesso Nilo menyampaikan duka mendalam atas kematian Tari.
“Hari ini, keluarga besar Taman Nasional Tesso Nilo kehilangan salah satu anggota kecil yang paling berharga. Anak gajah binaan kami, Kalistha Lestari (Tari).” tulis postingan yang diunggah di akun @btn_tessonilo.
Tentunya ini membuat warganet bersedih karena gajah pintar Tari mati mendadak dengan keadaan mengenaskan.
“Selamat beristirahat dengan tenang, Tari kecil. Engkau mungkin telah pergi, tetapi cintamu akan selalu bersama kami.” sambung postingan BTN Tesso Nilo