Tega Bunuh Pacar, Pelaku Pembunuhan Siska Akhirnya Mengaku Cemburu Buta!

Tega Bunuh Pacar, Pelaku Pembunuhan Siska
Sumber :
  • YouTube @tvOneNews

Lampung, VIVA Banyuwangi – Kasus pembunuhan yang menimpa seorang wanita bernama Siska Maharani di mess gudang Bulog, Campang Raya, Bandar Lampung, akhirnya menemui titik terang.

img_title Bikin Resah dan Diduga Palak Pengunjung, 2 Pemabuk di RTH Bajulmati Digelandang Polisi

Pelaku pembunuhan tersebut berhasil ditangkap dan diketahui merupakan kekasih korban, Ridwan alias Iwan.

Kejadian tragis ini bermula dari pertengkaran hebat antara Siska Maharani dan Ridwan, yang berujung pada aksi keji Ridwan yang tega menghabisi nyawa Siska.

img_title Tantang Polisi Saat Diamankan, Pemabuk di RTH Bajulmati Terancam Sanksi Berat

Penyelidikan polisi mengungkap bahwa Ridwan tega membunuh Siska karena dilatarbelakangi oleh rasa cemburu. Ridwan menuduh Siska telah berselingkuh dengan pria lain.

Cekcok pun tidak terhindarkan, dan Ridwan yang gelap mata langsung menyerang Siska dengan senjata tajam berupa celurit.

img_title Satu per Satu Senpi Anggota Dicek, Administrasi Lengkap Tanpa Pelanggaran

Siska Maharani sempat mencoba melawan dan merebut celurit dari tangan Ridwan, namun upaya tersebut sia-sia. Ridwan yang sudah dikuasai amarah berhasil melukai Siska hingga tewas.

Usai kejadian, Ridwan keluar dari mess dengan celurit berlumuran darah dan meminta rekan kerjanya, Evi, untuk memanggil ambulans.

Menurut keterangan Evi, rekan kerja Ridwan, dirinya menemukan Siska sudah tergeletak tak bernyawa.

Evi juga mengaku sempat mendengar percekcokan antara Siska dan Ridwan sebelum kejadian naas itu terjadi.

"Siska Maharani sudah tergeletak di lantai dengan luka di bagian leher dan darah berceceran di mana-mana," ujar rekan kerja Ridwan, Evi. Seperti dikutip dari kanal YouTube @tvOneNews.

Kapolres Bandar Lampung, Kombes Polisi Alfret Jacob Tilukay, menegaskan bahwa motif pembunuhan murni karena cemburu.

Alfret Jacob Tilukay juga menyebutkan bahwa korban sempat melawan pelaku.

"Korban sempat melawan dan berusaha merebut celurit. Tapi pelaku akhirnya berhasil melukai korban dengan senjata tajam tersebut," kata Kapolres Bandar Lampung, Alfret Jacob Tilukay. Kamis, 11 September 2025.

Ridwan kini berada dalam pengawasan polisi untuk proses hukum lebih lanjut.

Pihak kepolisian masih terus mendalami kasus ini untuk memastikan tidak ada fakta lain yang terlewat.