DPRD Jatim Soroti Proyek 'Gelap' di Situbondo-Bondowoso, Anggaran Negara Tak Transparan?
- https://jatim.antaranews.com/berita/972893/dprd-jatim-soroti-proyek-pelebaran-jalan-situbondo-bondowoso
Situbondo, VIVA Banyuwangi –Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur (Jatim) menemukan kejanggalan pada proyek pelebaran jalan yang menghubungkan Kabupaten Situbondo dan Bondowoso. Proyek senilai miliaran rupiah ini disorot karena tak ada papan nama kegiatan, memicu dugaan ketidaktransparanan penggunaan anggaran negara.
Anggota Komisi D DPRD Jatim, Bima Rafsanjani, mengungkapkan temuan tersebut saat melakukan peninjauan di Desa Buduan, Kecamatan Suboh. "Kami temukan tidak adanya papan penyelenggaraan proyek," kata Bima di Situbondo, Rabu kemarin, 10 September 2025.
Menurutnya, ketiadaan papan nama ini sangat vital. Papan tersebut adalah bentuk transparansi kepada masyarakat agar bisa mengawasi penggunaan uang rakyat. "Ini harus jadi catatan dan demi menjaga kepercayaan masyarakat, harus dilaksanakan supaya tidak ada kecurigaan," tegas Bima Rafsanjani dikutip banyuwangi.viva.co.id dari jatim.antaranews.com.
Bima menambahkan, semua proyek pemerintah yang menggunakan APBN harus transparan, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang berkomitmen memberantas korupsi. "Ketika masyarakat mengetahui jumlah anggaran dan hasil pekerjaan, masyarakat bisa menilai kinerja penyelenggara. Jika tidak sesuai, ya kita usut bersama," kata politikus Fraksi Gerindra itu.
Proyek yang 'gelap' ini dikhawatirkan menjadi celah bagi penyelewengan anggaran. Komisi D meminta pihak terkait segera menindaklanjuti temuan ini agar tidak menggerus kepercayaan publik terhadap program pembangunan infrastruktur pemerintah.