Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat Jadi Kunci Jaga Keamanan di Lumajang

Bupati Lumajang hadir dalam apel setor madu di Kecamatan Jatiroto.
Sumber :
  • Humas Lumajang https://www.facebook.com/share/p/18oLAiVgVG/

Lumajang, VIVA Banyuwangi –Stabilitas keamanan menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas aparat penegak hukum. Hal itu ditegaskan Bupati Lumajang, Indah Amperawati, saat Apel Setor Madu yang berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Jatiroto, Rabu, 10 September 2025.

img_title Gas Melon Disorot! Bupati Lumajang Keluarkan Surat Edaran Tegas: Harga Maksimal Rp 18 Ribu, Pangkalan Dilarang “Main Mat

Bupati yang akrab disapa Bunda Indah itu mengungkapkan bahwa keterbatasan sumber daya manusia di kepolisian dan TNI, membuat peran masyarakat sangat vital dalam menjaga situasi tetap kondusif. Tanpa partisipasi aktif warga, keamanan tak mungkin tercipta secara menyeluruh.

"Kita tidak bisa menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab keamanan kepada aparat. Wilayah kita luas, penduduknya banyak. Maka, dibutuhkan sinergi. Keamanan harus menjadi gerakan bersama," ujar Bunda Indah dikutip banyuwangi.viva.co.id dari Humas Lumajang. Kamis, 11 September 2025.

img_title Antrean Gas Melon Memanas di Lumajang: Warga Ditolak Karena Beda KTP, Keluhan Meledak di Media Sosial

Untuk itu, ia mengajak seluruh kepala desa, perangkat desa, hingga tokoh masyarakat untuk menggerakkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) dan memperkuat konsep "Jaga Warga", yaitu budaya saling menjaga di antara warga.

"Konsep ini harus menjadi budaya baru. Setiap warga menjaga warga. Dengan begitu, keamanan hadir berbasis gotong-royong," tegasnya.

img_title Krisis Gas Melon Di Lumajang: Warga Tak Bisa Masak, Umkm Lumpuh, ASN Diduga Ikutan “Serbu” LPG Subsidi

Lebih lanjut, Bunda Indah menjelaskan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam memperkuat pengawasan wilayah. Salah satunya, dengan memasang kamera pengawas atau CCTV di titik-titik rawan yang akan didanai melalui anggaran dusun.

Kebijakan itu diharapkan bisa memberikan efek pencegahan, sekaligus memudahkan aparat dalam mendeteksi potensi gangguan.

Selain itu, ia juga mendorong sinergi solid antara pemerintah daerah, TNI, Polri, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas dalam menyusun jadwal dan strategi pengamanan yang menyentuh hingga tingkat dusun.

Terakhir, Bunda Indah menyampaikan apresiasi kepada ASN yang telah bekerja keras. Namun, ia menekankan bahwa integritas pelayanan hanya akan bermakna jika masyarakat merasa aman dan nyaman.

"Melalui sinergi seluruh elemen, kami berharap Lumajang dapat semakin kokoh sebagai daerah yang aman, tertib, dan kondusif," ujarnya.