Warga Panik Kebakaran di Belakang SPBU Panarukan, Nyaris Picu Bencana
- Dokumentasi warga/ VIVA Banyuwangi
Situbondo, VIVA Banyuwangi –Terjadi kebakaran di lahan kosong belakang SPBU Panarukan, Jalan Raya Panarukan, Desa Wringinanom Situbondo pada Rabu malam, 10 September 2025.
Api mulai terlihat sekitar pukul 17.50 WIB dan langsung membesar karena lokasi dipenuhi pepohonan dan rumpun bambu. Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi pukul 18.00 WIB baru berhasil menjinakkan api sekitar pukul 20.30 WIB.
Kepala Upt Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Situbondo Agus Prayugo mengungkapkan butuh waktu satu setengah jam untuk memadamkan api karena kobarannya cukup besar dan luas.
“Setelah mendapat laporan dari masyarakat setempat, kami tiba di tkp pukul 18.00 WIB. Api berhasil dipadamkan pukul 20.30 WIB,” ucap Agus.
Agus menegaskan kebakaran ini sangat berisiko memicu bencana lebih besar karena lokasinya berdekatan dengan SPBU.
“Lokasinya dekat sekali dengan pom bensin ya, disana tempatnya bahan bakar. Itu bahaya sekali, kalau sampai merembet ke pom bisa jadi bencana,” pungkasnya.
Belum ada laporan pasti penyebab dari kebakaran tersebut. Sementara warga setempat menduga ada bambu yang sengaja dibakar.
“Ada yang sengaja membakar bambu, karena disana memang banyak rumpun bambu jadi apinya membesar dan jadi tidak terkontrol,” ujar Ari, warga asal Desa Klatakan.
Menurut Ari, biasanya warga memang membakar sampah di lahan kosong. Nahas, api cepat membesar karena banyak dahan kering yang mudah terbakar di lokasi tersebut.
Banyak warga merasa panik karena dinilai sangat berbahaya meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Pihak Damkar juga masih mendalami penyebab dan orang yang bertanggung jawab atas kebakaran.
“Penyebab dan total kerugian masih dalam tahap penyelidikan serta kalkulasi oleh pihak berwajib. Luas lahan yang terbakar juga belum mendapatkan keterangan dari pemilik,” terang Agus Prayugo.
Ka Upt Damkar Situbondo mengingatkan masyarakat untuk tidak sembarangan melakukan pembakaran terlebih di lahan kosong karena dapat memicu kebakaran yang lebih besar.