Charlie Kirk Tewas Tertembak di Leher saat Pidato di Utah Valley University
- https://x.com/HalalNation_/status/1965911098303066562?t=I-Zs8MGduGPYmKvv9eTC-w&s=08
Utah, VIVA Banyuwangi – Charlie Kirk, seorang aktivis sayap kanan AS sekaligus pendukung militan Donald Trump, tewas setelah ditembak di sebuah acara di Utah Valley University, waktu setempat. Rabu, 10 September 2025
Kematian mendadak Kirk mengejutkan publik Amerika dan memicu seruan lintas partai untuk mengakhiri kekerasan politik yang kian meningkat.
Insiden tersebut terjadi saat Kirk tampil dalam rangkaian tur terbuka organisasi yang dipimpinnya, The American Comeback Tour.
Dalam pernyataan resmi, pihak universitas mengungkapkan bahwa tembakan dilepaskan tak lama setelah pukul 12.00 siang waktu setempat dan mengenai leher Kirk.
Dua sumber penegak hukum menegaskan hanya satu tembakan yang dilepaskan.
Rekaman video yang viral memperlihatkan Kirk sedang berbicara dalam sesi debat “Prove Me Wrong” di hadapan ribuan orang, ketika suara tembakan tiba-tiba terdengar.
Kirk pun terjatuh dari kursinya, sementara darah terlihat mengucur dari lehernya. Ribuan penonton panik dan berhamburan, sementara tim keamanan segera mengevakuasi korban.
Mantan anggota DPR AS, Jason Chaffetz, yang hadir bersama keluarganya, menjadi saksi mata tragedi tersebut.
“Saat itu saya tengah melihat Charlie. Saya tidak bisa mengatakan melihat darah atau tembakan, yang saya lihat jelas adalah dirinya langsung jatuh terlentang ke sisi kirinya,” ungkap Jason. Seperti dilansir dari viva.co.id
Polisi menduga pelaku menembak dari atap gedung di sekitar lokasi acara. Meski sempat menangkap seorang pria mencurigakan, FBI menyatakan pelaku penembakan masih buron.
Direktur FBI Kash Patel menegaskan investigasi terus berjalan dan pihaknya akan memberikan pembaruan informasi secara terbuka.