Banjir Melanda Bali, Tim SAR Evakuasi Empat Jenazah di Denpasar
- https://www.viva.co.id/foto/1848134-empat-korban-banjir-di-denpasar-ditemukan-tewas-6-masih-dicari
Denpasar, VIVA Banyuwangi – Banjir besar melanda beberapa wilayah di Bali, terutama Denpasar, Badung, Gianyar, dan Jembrana, akibat hujan deras dan luapan sungai. Selasa, 9 September 2025.
Akibatnya, sejumlah warga terjebak dan beberapa hilang terseret arus. Basarnas Bali melaporkan tiga korban meninggal dunia di Denpasar, yakni Nadira, Ni Wayan Lenyot, dan Dedek Rio Adi Saputra.
Sementara enam orang lainnya masih dalam pencarian adalah Ni Ketut Merta, Made Sawitri, Tasnim, Farwa Husein, Amin Suwandi, dan Maimunah.
"Sejak pukul 06.00 WITA pagi, tim SAR gabungan melanjutkan pencarian, di aliran Sungai Tukad Badung hingga Waduk Tukad Badung," ujar Kepala Kantor Basarnas Bali, I Nyoman Sidakarya. Kamis, 11 September 2025
Pada pukul 07.59 Wita, tim SAR menerima informasi dari nelayan bahwa dua jenazah ditemukan di rawa-rawa muara Waduk Tukad Badung.
"Tim segera menuju lokasi penemuan, dan saat melakukan evakuasi, satu jenazah terlihat kembali, tak lama kemudian, jenazah lain ditemukan sekitar pukul 09.40 WITA," tambah Sidakarya. Dilansir dari antaranews.com
Sidakarya menyebut bahwa identitas korban belum bisa dipastikan. Salah satu jenazah ditemukan membawa tas kecil berisi kartu koperasi simpan pinjam atas nama Nyoman Sari, sementara jenazah lainnya tidak ditemukan barang yang bisa menjadi petunjuk.
"Identitas korban masih dikonfirmasi di Rumah Sakit Prof Ngoerah agar kabar simpang siur bisa dihindari," ujar Sidakarya.
Pencarian kemudian dilanjutkan pukul 11.00 WITA dengan penyisiran menggunakan lima unit kano milik nelayan setempat, melibatkan 10 personel.
“Tim SAR gabungan menelusuri rawa-rawa hingga perairan sekitar Benoa, dan penyisiran selesai pukul 12.35 WITA dengan hasil nihil,” pungkas Kepala Kantor Basarnas Bali