Kerangka Manusia Ditemukan di Dalam Pohon Aren di Serdang Bedagai
- https://img.antaranews.com/cache/1200x800/2025/09/09/1000025855.jpg.webp
Serdang Bedagai, VIVA Banyuwangi – Desa Pematang Ganjang, Kecamatan Sei Rampah, Serdang Bedagai, Sumatera Utara, yang biasanya tenang, mendadak gempar setelah ditemukan kerangka manusia tanpa identitas di dalam batang pohon aren yang sudah mati selama empat tahun.
Penemuan ini memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.
Peristiwa itu bermula ketika dua pemuda desa, Aldi (20) dan Rian (17), sedang memanen sawit di belakang rumah mereka di sore hari. Selasa, 9 September 2025.
Saat mendekati pohon aren tumbang yang terlihat retak, keduanya menemukan tulang belulang mencurigakan. Setelah batang dibelah, ternyata terdapat kerangka manusia yang masih utuh.
Di sekitar lokasi, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban, antara lain kaus biru bertuliskan “Just Run”, celana panjang hitam, gelang aluminium perak, dan sebuah ponsel Nokia lama.
Kapolsek Firdaus, AKP Ahmad Albar, bersama tim Inafis Polres Sergai langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
Kerangka manusia tersebut kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Medan guna menjalani proses otopsi serta analisis DNA. Hingga kini, identitas korban masih belum terungkap.
Meski belum ada laporan orang hilang yang sesuai, satu keluarga di sekitar desa mengaku kehilangan anak laki-laki sejak dua tahun lalu. Seperti dilansir dari wisata.viva.co.id
Mereka menduga kerangka itu adalah milik putra mereka karena pakaian yang ditemukan mirip dengan milik sang anak. Namun, kepolisian menegaskan kepastian identitas hanya bisa ditentukan lewat hasil tes DNA.
Kasi Humas Polres Sergai, Iptu LB Manullang, menegaskan penyelidikan masih berjalan.
“Kami belum tahu apakah ini korban pembunuhan atau bukan. Semua masih dalam penyelidikan,” ujar Iptu LB Manullang. Rabu, 11 September 2025
Kerangka yang kini berada di rumah sakit menjadi saksi bisu misteri gelap hutan Sumatera.
Warga masih diliputi rasa takut dan penasaran, menanti hasil otopsi dan tes DNA untuk mengungkap kebenaran di balik temuan mengejutkan ini.