Lebih dari Separuh Benih Padi Bantuan untuk TTS Tidak Layak Tanam, DPR Desak Kementan Ganti
- https://ntt.viva.co.id
Timor Tengah Selatan, VIVA Banyuwangi – Harapan petani di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk mendapatkan benih padi unggul dari Kementerian Pertanian (Kementan) tercoreng. Dari total 75 ton benih bantuan pemerintah pusat, sebanyak 44,355 ton dinyatakan tidak lolos uji kelayakan oleh tim penguji Dinas Pertanian TTS.
Mengutip dari laman viva.co.ic, bantuan ini merupakan aspirasi Anggota DPR RI Komisi IV, Usman Husin. Mengetahui hasil uji tersebut, politisi PKB itu menegaskan benih bermasalah tidak boleh disalurkan ke petani.
“Harus diganti! Jangan dipaksakan untuk dibagikan. Kalau benih tidak layak, yang rugi petani. Kita harus mendukung program swasembada pangan Presiden Prabowo, bukan menghambat dengan benih bermasalah,” tegas Usman Husin. Kamis, 11 September 2025.
Usman menyebut pemberian benih yang tidak sesuai standar sama dengan mengkhianati jerih payah petani. Usman juga mengapresiasi keberanian tim penguji Dinas Pertanian TTS yang menolak benih tak layak tersebut.
“Petani adalah tulang punggung bangsa. Kalau diberi benih yang tidak bermutu, bagaimana bisa diharapkan hasil panen maksimal?” ujar Usman.
Usman menegaskan akan mengawal agar Kementan segera mengganti benih tak layak dengan benih baru yang bermutu. Menurut Usman, pengawasan distribusi harus diperketat agar kasus serupa tidak terulang.
Sebelumnya, TTS juga pernah menerima 21 ton benih padi bermasalah karena masa berlakunya hampir habis. Usman menilai kejadian ini menjadi pelajaran penting agar tidak ada kompromi dalam menjaga kualitas benih.