Manchester United vs Manchester City, Pertarungan Sengit di Tengah Upaya Setan Merah Bangkit

Pep Guardiola dan Ruben Amorim bersiap jelang duel di Etihad Stadium
Sumber :
  • https://www.skysports.com/football/news/11661/13428613/man-city-vs-man-utd-has-ruben-amorims-or-pep-guardiolas-rebuild-shown-greater-promise-so-far-this-premier-league-season

Sepak Bola, VIVA Banyuwangi – Derby Manchester kembali hadir akhir pekan ini dengan tensi tinggi. Manchester City akan menjamu Manchester United di Etihad Stadium pada Minggu, 14 September 2025, dalam lanjutan Premier League. Pertandingan ini bukan hanya soal gengsi, tetapi juga menjadi ujian penting bagi Pep Guardiola dan Ruben Amorim dalam proyek pembangunan ulang tim masing-masing.

img_title Prediksi Prancis vs Inggris: Adu Gengsi Rebut Posisi Ketiga Piala Dunia 2026, Siapa Akhiri Turnamen dengan Senyum?

Selama sembilan tahun memimpin City, Guardiola telah menorehkan enam gelar Premier League. Namun musim lalu menjadi titik balik. Untuk pertama kalinya dalam empat tahun, trofi berpindah tangan, meninggalkan Guardiola di situasi yang jarang ia alami: masa rebuild.

Perubahan besar terjadi di skuad. Kevin De Bruyne hengkang, digantikan oleh nama-nama baru seperti Gianluigi Donnarumma, Rayan Cherki, Rayan Aït-Nouri, hingga Tijjani Reijnders. Guardiola juga membawa Pep Lijnders, eks asisten Klopp, sebagai bagian staf. Jamie Carragher bahkan menyebut gaya City kini lebih berani. “Rasanya dalam pertandingan, hampir seperti ada sedikit obsesi untuk menangkap mereka dalam posisi offside,” ujarnya dalam Monday Night Football, dikutip dari Sky Sports.

img_title Angkat Identitas Baru! Klub Promosi Liga 1 Ini Siap Tinggalkan Nama Adhyaksa FC

Meski sempat mengalahkan Wolves dengan meyakinkan, City terlihat goyah. Mereka kehilangan kendali melawan Brighton dan dibungkam Tottenham. Guardiola kini menghadapi tantangan menjaga stabilitas, terutama dengan absennya Omar Marmoush dan Cherki.

Di sisi lain, United di bawah Ruben Amorim juga sedang berada dalam sorotan. Musim lalu, Setan Merah finis di posisi ke-15, terburuk sepanjang era Premier League. Amorim harus membuktikan bahwa hasil itu hanya anomali.

img_title Argentina Singkirkan Inggris Lewat Dua Gol, Amankan Tiket Final Piala Dunia 2026

Sejak awal musim, United tampil lebih ekspresif. Kehadiran Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo membuat serangan lebih variatif. Data bahkan menunjukkan sisi positif: expected goals 6,78 (peringkat 1), total tembakan 58 kali, dan 45 peluang tercipta. United juga memimpin liga dalam umpan panjang sukses serta sentuhan di kotak penalti lawan.

Namun hasil belum sesuai harapan. Mereka baru mencetak satu gol dari open play dan sempat dipermalukan Grimsby di Carabao Cup. Amorim sempat frustrasi. “Terkadang aku ingin berhenti, tapi terkadang aku ingin tetap di sini selama 20 tahun,” ujarnya emosional sebelum menarik ucapannya kembali, dilansir dari Sky Sports.

Halaman Selanjutnya
img_title