Jawaban Jokowi Terkait Gugatan Ijazah Gibran: Nanti Ijazah Jan Ethes Ikut Dipermasalahkan!

Jokowi Sindir Gugatan Ijazah Gibran
Sumber :
  • YouTube @tvOneNews

Jakarta , VIVA Banyuwangi – Mantan Presiden RI, Joko Widodo ( Jokowi ), menanggapi santai gugatan hukum yang dilayangkan terhadap putranya, Gibran Rakabuming Raka , terkait ijazah SMA.

img_title Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Misbakhun Nilai Ekonomi Nasional Makin Kuat

Jokowi menyatakan keheranan karena persoalan ijazah anak terus menjadi polemik, bahkan kini menyeret nama sang cucu, Jan Ethes.

Gugatan ini diajukan oleh seorang warga yang meminta ganti rugi sebesar Rp125 triliun dan menuding Gibran tidak memiliki ijazah setara SMA.

img_title Presiden Prabowo Bentuk Komite Percepatan Pembangunan Papua, Gibran Pimpin Badan Pengarah

Warga tersebut mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menuntut agar Gibran tidak dapat mencalonkan diri sebagai Wakil Presiden periode 2024-2029.

Penggugat mendasarkan gugatannya pada Pasal 169 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang mensyaratkan calon presiden dan wakil presiden harus memiliki ijazah minimal setara SMA.

img_title Wapres Gibran Dorong Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

Merespons tudingan ini, Jokowi tampak terkejut mengapa masalah ini terus berlanjut.

Jokowi bahkan mengeluarkan sindiran halus yang mengundang senyum awak media. Jokowi heran mengapa masalah ijazah Gibran terus menerus dipermasalahkan.

Nanti kalau sudah lulus SMA, dipermasalahkan lagi ijazah SD-nya. Nanti kalau sudah lulus SD, ijazah TK-nya dipermasalahkan,” ungkap Mantan Presiden RI, Joko Widodo. Dikutip dari kanal YouTube @tvOneNews .

“Nanti suatu saat ijazah Jan Ethes juga dipermasalahkan,” tambah Jokowi.

Jokowi juga menegaskan bahwa isu ijazah ini tidak pernah menjadi persoalan sebelumnya, dan yakin bahwa Gibran telah memenuhi semua persyaratan yang berlaku.

Jokowi menambahkan bahwa semua proses pencalonan Gibran sudah melewati tahapan verifikasi yang ketat dan tidak ada masalah yang ditemukan.

“Semua sudah berfungsi, semua sudah ada dari dulu,” ujar Jokowi. Sabtu, 13 September 2025.

Selain itu, Jokowi menyampaikan bahwa Gibran telah menempuh pendidikan di luar negeri dengan tujuan agar Gibran bisa lebih mandiri dan beradaptasi dengan lingkungan baru.

Jokowi berharap masyarakat bisa melihat persoalan ini dengan lebih bijak.