Wabup Situbondo Inspeksi Dapur MBG, Pastikan Kualitas dan Kebersihan

Wabup Situbondo saat mencoba MBG
Sumber :
  • Humas Pemda/ VIVA Banyuwangi

Situbondo, VIVA Banyuwangi Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, melakukan pemeriksaan ke tiga dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis 11 September 2025.

img_title Aliansi Banyuwangi Menggugat Kepung DPRD dan Pemkab, Bawa 7 Poin Tuntutan untuk Pemerintah

Wabup bersama Kasdim 0823 Walikota Situbondo Kav Aan Jauhari dan anggota Polres Situbondo mendatangi dapur MBG pada dini hari, saat dapur mulai memproduksi MBG sebelum dikirim ke sekolah-sekolah.

Ketiga dapur MBG tersebut berlokasi di Desa Sumberkolak Kecamatan Panarukan, Kelurahan Mimbaan Kecamatan Panji, dan Desa Klatakan Kecamatan Kendit.

img_title DPC GMNI Banyuwangi Soroti Dugaan Jual Beli Titik Lokasi MBG, Desak Pemerintah Lakukan Investigasi Menyeluruh

Inspeksi ini dilakukan untuk memonitor pengelolaan dapur dan produk MBG sesuai standar kebersihan yang ada untuk memastikan kualitas makanan yang diberikan kepada para pelajar di Situbondo.

“Kami ingin memastikan proses penyajian makanan benar-benar higienis dan kandungan gizinya terjaga, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Wabup yang akrab dipanggil mbak Ulfi.

img_title Satpolairud Situbondo Perketat Pengawasan Pengiriman Hewan Ternak di Pelabuhan Kalbut Jelang Idul Adha

Berdasarkan pengamatan, Mbak Ulfi menilai tiga dapur yang datang telah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

“Dari lima dapur MBG yang sudah beroperasi, alhamdulillah tiga yang kami cek ini sudah memenuhi SOP,” terangnya.

Menurut Ulfiyah, selain pengelolaan di dapur hal yang tak kalah penting adalah pengemasan makanan sesuai standar agar paket makanan tetap terjaga kualitas dan keamanannya sampai di tangan pelajar.

“Pengemasan juga perlu diperhatikan, agar makanan tersaji dengan baik sampai diterima oleh penerima manfaat atau para siswa di Situbondo,” tutupnya.

Ulfiyah mengaku cukup puas dengan pengelolaan dapur MBG yang ada di Kabupaten Situbondo. Pihaknya mendukung program tersebut karena mendorong ketahanan pangan dan pemerataan gizi.

“Kami berharap program ini terus berjalan baik dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Situbondo,” tutup Mbak Ulfi.