3 Asosiasi Pengusaha Dukung Penuh Rekomendasi MUI Terkait Jaminan Halal Program MBG

3 Asosiasi Pengusaha Dukung Sertifikasi Halal MUI untuk Program MBG
Sumber :
  • www.antaranews.com

Jakarta, VIVA Banyuwangi – Kelompok pengusaha yang tergabung dalam tiga asosiasi besar menyatakan dukungan penuh terhadap rekomendasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait jaminan kehalalan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

img_title Gandeng Kampus, BGN: MBG Laboratorium Hidup untuk Riset dan Kajian

Ketiga asosiasi pengusaha tersebut adalah Gabungan Pengusaha Dapur Makan Bergizi Indonesia (GAPEMBI), Asosiasi Pengusaha Wadah Makan Indonesia (APMAKI), dan Asosiasi Produsen Alat Dapur dan Makan (ASPRADAM).

Sekretaris Jenderal APMAKI, Ardy Susanto, menegaskan dukungan ini mencakup penyediaan food tray dan perlengkapan makan lain yang aman bagi kesehatan, sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI), serta memiliki sertifikasi halal.

img_title Dukung Pangan Lokal, Kemenko Pangan Rancang Aturan Rantai Pasok Bahan Baku Program MBG

"Dukungan kami ini mencakup penyediaan food tray dan perlengkapan makan lain yang aman untuk kesehatan sesuai dengan standar Nasional Indonesia (SNI) dan bersertifikasi halal guna memastikan kelancaran program MBG di seluruh Indonesia," kata Sekretaris Jenderal APMAKI, Ardy Susanto.

Ia menyatakan sebagai mitra strategis penyediaan sarana makan yang higienis, aman, dan sesuai standar halal, ketiga asosiasi menyatakan sanggup berkolaborasi dengan pemerintah, BGN, dan seleruh pemangku kepentingan.

img_title BGN Hentikan Sementara 1.780 SPPG Tidak Miliki IPAL hingga Belum Daftar SLHS

Ardy menjelaskan, industri dalam negeri saat ini mampu memproduksi 10 juta unit food tray per bulan atau sekitar 100 juta unit per tahun. Kapasitas ini memungkinkan Indonesia mengurangi ketergantungan pada impor sekaligus menjamin standar halal, keamanan, dan kualitas sesuai rekomendasi MUI, SNI, serta kebutuhan Badan Gizi Nasional (BGN).

"Dengan kapasitas tersebut, produsen dalam negeri siap mengambil alih sebagian besar pasokan yang selama ini diimpor dari luar negeri, sekaligus menjamin standar kehalalan, keamanan, dan kualitas yang sesuai rekomendasi MUI, SNI dan kebutuhan BGN," ujar Ardy Susanto, sebagaimana dilansir dari antaranews.com.

Sementara itu, Ketua Umum GAPEMBI H. Alven Stony menyampaikan bahwa pengusaha dapur makan siap menyediakan dapur higienis, sesuai standar gizi, dan patuh terhadap rekomendasi MUI.

"Kami juga mengimbau agar para kepala SPPG bisa pro aktif dalam memastikan SPPG yang mereka kelola menggunakan peralatan makan dan dapur yang bersertifikat halal dan memastikan aspek thoyib sesuai rekomendasi MUI yang ditujukan kepada kepala BGN," ucap Ketua Umum GAPEMBI H. Alven Stony. Minggu, 14 September 2025.

Halaman Selanjutnya
img_title