Gegerkan Matraman! Rumah Kontrakan Jadi Gudang Motor Curian dan Senpi Ilegal

Polisi bongkar rumah kontrakan di Matraman, jadi gudang motor curian
Sumber :
  • https://www.youtube.com/watch?v=QU9gAtohm-8

Jakarta, VIVA Banyuwangi –Suasana kawasan Matraman mendadak heboh setelah polisi menggerebek sebuah rumah kontrakan yang dijadikan gudang motor curian sekaligus tempat penyimpanan senjata api ilegal.

img_title Curi Motor dan Jual Lewat Facebook, Suyanto Tak Sadar Pembelinya Adalah Polisi Menyamar

Dari lokasi, aparat menyita 12 unit sepeda motor hasil curian serta lima senjata api. Penggerebekan berlangsung pada Jumat sore setelah aparat kepolisian Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur melakukan pemantauan berdasarkan rekaman CCTV dan laporan warga.

Dua pelaku terekam tengah berboncengan mengincar motor di kawasan Hutan Kayu Selatan. Dari hasil operasi, polisi menangkap lima orang pelaku yang kini ditahan untuk penyelidikan lebih lanjut.

img_title Bahas Keterlibatan TNI dalam Program KDMP dan Sekolah Rakyat, GMNI Dorong Kodim Siapkan Mitigasi Konflik dengan Sipil

“Penggerebekan ini berawal dari laporan masyarakat yang curiga dengan aktivitas di rumah kontrakan tersebut. Dari hasil penyisiran, ditemukan motor curian dan lima senjata api ilegal,” ujar Ketua RW, Imam setelah penggerebekan terjadi.

Ketua RW setempat, Imam, menambahkan bahwa bengkel di rumah kontrakan tersebut memang memiliki izin usaha, namun ternyata dimanfaatkan untuk kegiatan ilegal.

img_title Bikin Delegasi ASEAN Terpukau, Kampung Nelayan Modern Banyuwangi Disebut Layak Ditiru Negara Lain

“Kami berharap warga lebih waspada dan segera melapor bila melihat aktivitas mencurigakan,” tegas Imam, seperti yang dilansir kanal @tvOneNews. 15 September 2025.

Warga sekitar mengaku terkejut dengan temuan itu. Banyak yang mengira rumah kontrakan tersebut hanyalah bengkel motor biasa.

“Saya sudah setahun tinggal di lantai atas, tidak tahu kalau di bawah dipakai untuk simpan motor curian. Aktivitasnya kelihatan normal karena digunakan sebagai bengkel,” kata Alex, salah satu penghuni kontrakan.

Penggerebekan ini menegaskan bahwa jaringan pencurian motor dan peredaran senjata api ilegal masih menjadi ancaman serius di Jakarta Timur.

Polisi berjanji akan terus melakukan razia dan penertiban, sementara masyarakat diimbau berperan aktif melaporkan kejadian mencurigakan di lingkungannya.