Tak Hanya di Medsos, Pemerintah Kini Sampaikan Capaian Kinerja Lewat Layar Bioskop!

Dirjen Komunikasi Publik dan Media Kemkomdigi Fifi Aleyda Yahya
Sumber :
  • antaranews.com

Jakarta, VIVA BanyuwangiKementerian Komunikasi dan Digital memberikan penjelasan terkait penayangan video kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto di jaringan bioskop. Menurut Kementerian, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan komunikasi dengan publik.

img_title Dukung Pangan Lokal, Kemenko Pangan Rancang Aturan Rantai Pasok Bahan Baku Program MBG

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media, Fifi Aleyda Yahya, menyatakan bahwa pemerintah harus memanfaatkan berbagai medium.

“Komunikasi publik pada era digital tidak lagi terbatas pada satu kanal,” kata Fifi Aleyda Yahya dalam keterangan pers di Jakarta. Senin, 15 September 2025.

img_title BGN Hentikan Sementara 1.780 SPPG Tidak Miliki IPAL hingga Belum Daftar SLHS

Menurut Dirjen Fifi, pemilihan medium yang beragam seperti bioskop merupakan strategi yang sah dan wajar untuk menjangkau segmen masyarakat yang berbeda.

“Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan informasi yang penting dapat tersampaikan kepada publik secara luas, efektif, dan sesuai dengan perkembangan zaman," sambung Dirjen Fifi, seperti dilansir dari antaranews.com.

img_title Anggaran Rp113 Miliar untuk Sewa EO, Dadan Hindayana: Bagian dari Profesionalitas BGN

Fifi Aleyda Yahya menjelaskan bahwa bioskop, sama seperti media sosial, televisi, atau radio, merupakan salah satu saluran yang sah untuk dipilih. Pemerintah memilih bioskop karena dapat menghadirkan pengalaman visual dan audio yang lebih baik, sehingga masyarakat diharapkan lebih mudah menerima informasi secara utuh.

Penayangan video ini sebelumnya menjadi perbincangan hangat di media sosial. Dalam tayangan tersebut, Presiden Prabowo menjelaskan sejumlah capaian pemerintah, seperti produksi beras nasional yang mencapai 21,76 juta ton hingga Agustus 2025, peluncuran 80.000 Koperasi Desa Merah Putih, dan 100 Sekolah Rakyat.

Video tersebut juga menginformasikan kemajuan program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang sejak diluncurkan pada 6 Januari 2025 telah menjangkau 20 juta penerima manfaat.

“Konteksnya adalah bagaimana negara hadir dengan informasi yang benar dan terukur. Jadi, ini bagian dari komunikasi publik pemerintah kepada masyarakat,” tutup Fifi Aleyda Yahya.