Iklan Pemerintah di Bioskop Diharapkan Jadi Media Informasi Publik yang Efektif

Iklan Pemerintah di Bioskop
Sumber :
  • https://www.tvonenews.com/gallery-foto/berita/nasional/371190-soal-viral-video-prabowo-tayang-di-bioskop-komdigi-ini-strategi-komunikasi-publik

Jakarta, VIVA Banyuwangi – Anggota Komisi V DPR RI, Danang Wicaksana, menilai penayangan iklan pemerintah di bioskop merupakan terobosan baru dalam strategi komunikasi publik.

img_title UU PPRT Resmi Disahkan, Pemerintah Didesak Siapkan Sosialisasi Secara Masif

Menurut Danang, langkah ini menjadi salah satu cara efektif untuk menyampaikan capaian kinerja di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Saya kira video di bioskop itu bagus, tidak ada yang salah,” ujar Anggota Komisi V DPR RI, Danang Wicaksana. Seperti dilansir dari antaranews.com

img_title Usai Lawatan, Presiden Prabowo Gelar Rapat Terbatas Akselerasi Program Strategis Nasional

Danang menambahkan, pemerintah memang perlu melakukan berbagai inovasi agar informasi terkait pembangunan dan capaian program bisa menjangkau masyarakat luas.

“Bioskop kan bagian dari ruang publik,” tegas Anggota Komisi V DPR RI.

img_title Prabowo Perintahkan Menteri ESDM Segera Tindak Tegas Tambang Ilegal di Hutan

Menurut Danang, komunikasi yang kurang justru bisa menimbulkan pertanyaan publik terkait hasil kerja pemerintah.

“Apalagi banyak masyarakat yang sibuk, jadi memang butuh informasi di berbagai ruang publik.” kata Danang Wicaksana. Senin, 15 September 2025

Video yang kini viral itu menampilkan cuplikan kegiatan Presiden Prabowo beserta data capaian program pemerintah.

Beberapa di antaranya adalah produksi beras nasional yang mencapai 21,76 juta ton hingga Agustus 2025, beroperasinya 5.800 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Bahkan peluncuran 80.000 kelembagaan Koperasi Desa Merah Putih, serta 100 Sekolah Rakyat.

Selain itu, video juga memuat capaian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sejak diluncurkan pada 6 Januari 2025 telah dinikmati oleh 20 juta penerima manfaat.

Iklan tersebut diputar sebelum film utama dimulai. Pihak bioskop pun menayangkan peringatan agar penonton tidak merekam layar selama video berlangsung. Setelah itu, pemutaran film dilanjutkan seperti biasa.