11 Luka di Kepala, Kematian Pemuda Lumajang Diduga Karena Cemburu

11 Luka di Kepala, Kematian Pemuda
Sumber :
  • YouTube @tvOneNews

Lumajang, VIVA Banyuwangi – Tragedi mengejutkan terjadi di Dusun Karanglo, Desa Mojo, Kecamatan Padang, Lumajang, Jawa Timur.

img_title Banyuwangi Ekspor 270 Ton Sarden Senilai Rp10 Miliar ke Berbagai Negara

Setelah seorang pemuda bernama Ahmad Zakaria (24) ditemukan tak bernyawa di pekarangan rumah tetangga.

Ahmad Zakaria tewas dengan kondisi mengenaskan, tubuhnya tergeletak di tanah dengan sejumlah luka di kepala yang diduga akibat penganiayaan.

img_title Apa Dampak Ramainya Isu Jampidsus? Ini Jawaban Kajari Kota Probolinggo

Kejadian ini membuat warga setempat geger dan menimbulkan dugaan kuat adanya tindak pembunuhan.

Penemuan jasad Ahmad Zakaria bermula dari kecurigaan Arifin, pemilik rumah.

img_title Tips Memilih Hotel yang Nyaman dan Murah untuk Liburan atau Perjalanan

Arifin yang terbangun tengah malam mendengar suara gaduh di pekarangannya. Awalnya, dia menduga ada maling yang berusaha mencuri sapi miliknya.

Namun setelah diperiksa, tidak ada tanda-tanda pencurian. Tak lama kemudian, suara gaduh kembali terdengar, dan kali ini Arifin mendapati tubuh Ahmad Zakaria sudah tergeletak di tanah.

Jasad korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Haryoto Lumajang untuk dilakukan autopsi.

Orang tua korban, Sukarno dan Suasih, meyakini pelaku pembunuhan adalah tetangga mereka.

"Ada konflik lama, karena anak saya dekat dengan mantan istri pelaku," ungkap ibu korban, Suasih. Seperti dikutip dari kanal YouTube @tvOneNews.

Suasih menambahkan, perselisihan tersebut sebenarnya sudah sempat diselesaikan.

"Tapi ternyata dia masih menyimpan dendam," kata Suasih. Selasa, 16 September 2025.

Pernyataan orang tua korban mengarah pada dugaan motif pembunuhan yang didasari rasa cemburu.

Konflik yang diduga sudah berakhir, ternyata masih membekas dan berujung pada tindakan tragis ini.

Kepolisian kini tengah mendalami keterangan dari pihak keluarga korban dan berupaya mengumpulkan bukti-bukti lain untuk mengungkap kasus ini secara tuntas.

Kasatreskrim Polres Lumajang, Pras Adinata mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menyerahkan seluruh proses penyelidikan kepada aparat.

"Kami sedang bekerja keras untuk mengungkap kasus ini dan menangkap pelakunya," ujar Kasatreskrim Polres Lumajang, Pras Adinata.

Pihak berwajib juga mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian.

Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya menyelesaikan masalah dengan kepala dingin agar tidak berakhir tragis.