Pertandingan Sepak Bola Piala Bupati Gab Cup Pasuruan Berujung Maut
- YouTube @tvOneNews
Pasuruan, VIVA Banyuwangi – Pasuruan, Jawa Timur, berduka setelah sebuah pertandingan sepak bola berujung tragis, di mana satu orang tewas akibat bentrokan antara pemain dan penonton.
Peristiwa mengerikan ini dalam ajang Piala Bupati Gab Cup. Pertandingan yang semula diharapkan menjadi hiburan, justru berubah menjadi petaka karena kurangnya pengawasan.
Pihak berwajib sudah berjanji akan mengusut tuntas insiden ini dan mencari pelaku yang terlibat.
Kericuhan bermula dari insiden di lapangan yang dengan cepat merembet ke bangku penonton.
Dalam situasi yang kacau, para pemain dan penonton terlibat adu jotos.
Salah satu pemain dari tim Kejayaan FC, yang identitasnya tidak disebutkan, harus dilarikan ke rumah sakit setelah dikeroyok oleh massa.
Tidak hanya pemain, seorang pendukung perempuan juga menjadi korban dan mengalami luka-luka serius.
Wasit tidak dapat mengendalikan keadaan, sehingga pertandingan terpaksa dihentikan sementara.
Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Irawan, menegaskan pihak kepolisian tidak akan mentolerir tindakan kekerasan.
"Kami akan menindak tegas pelaku-pelaku kerusuhan ini, termasuk oknum-oknum yang terlibat dalam penganiayaan," ungkap Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Irawan. Selasa, 16 September 2025.
"Tim kami sudah bergerak untuk mengidentifikasi pelaku dan mengumpulkan bukti-bukti dari lokasi kejadian," tambah Jazuli Dani Irawan. Seperti dikutip dari kanal YouTube tvOneNews.
Pihak berwajib juga meminta semua pihak yang merasa menjadi korban untuk segera melapor agar proses hukum dapat berjalan lebih cepat.
Pihak panitia penyelenggara juga menuai kecaman dari pelatih Kejayaan FC, yang merasa kecewa dengan minimnya keamanan.
"Kami sangat menyayangkan kurangnya pengamanan di ajang sekelas ini," tutur sang pelatih, Hasto.
Pihak panitia berdalih kericuhan terjadi di luar perkiraan dan sudah berusaha maksimal untuk meredakan amarah massa.
Kasus ini menjadi alarm bagi para penyelenggara acara olahraga untuk tidak mengabaikan faktor keamanan demi menghindari kejadian serupa di masa depan.