Baznas RI Perkuat Penanganan Stunting di Kulonprogo Lewat Program Rumah Sehat

Baznas RI perkuat penanganan stunting di Kulonprogo
Sumber :
  • https://www.antaranews.com

Kulonprogo, VIVA Banyuwangi – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI melalui Rumah Sehat Baznas Yogyakarta melakukan monitoring dan evaluasi balita gizi buruk dan stunting di Desa Kaliagung, Sentolo, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

img_title Sate Ulat Sagu Papua: Kuliner Ekstrem Kaya Protein dan Khasiat

Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan menegaskan bahwa zakat tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga kesehatan masyarakat.

“Melalui program kesehatan ini, kami ingin memastikan anak-anak Indonesia terpenuhi gizinya sehingga bisa tumbuh menjadi generasi sehat dan unggul,” kata Saidah dalam keterangan tertulis. Selasa, 16 September 2025.

img_title esep Semar Mendem Pulut Isi Ayam Gurih dan Mengenyangkan

Dilansir dari laman antaranews.com, Saidah juga menambahkan keberhasilan dalam menekan angka stunting membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

“Stunting tidak bisa diatasi sendirian. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, lembaga zakat, tenaga kesehatan, dan masyarakat agar hasilnya lebih optimal. Baznas hadir untuk memperkuat peran ini,” ujar Saidah.

img_title Rahasia Kelezatan Bika Ambon Bersarang Khas Nusantara

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapat penyuluhan gizi bertema Tips Memilih Jajanan Sehat untuk Anak. Tim kesehatan juga melakukan pengukuran berat badan dan tinggi badan balita, serta menyalurkan paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa telur, susu formula, dan biskuit.

Hasil pemeriksaan menunjukkan 63,34 persen balita mengalami berat badan kurang, sementara 73,34 persen mengalami kondisi pendek. Data ini menjadi peringatan penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat penanganan stunting di Kulonprogo.

Saidah menekankan perlunya intervensi berkelanjutan, bukan hanya kegiatan sesaat.

“Harus ada pemantauan, edukasi, dan dukungan gizi secara konsisten agar angka stunting bisa terus ditekan,” ucap Saidah.