Tim Hukum Lokataru Ikut Dipanggil Polisi, Kasus Delpedro Marhaen Kian Melebar
- https://www.viva.co.id
Banyuwangi – Kasus hukum yang menjerat Direktur Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen, terus bergulir. Setelah sejumlah staf hingga satpam kantor dipanggil penyidik, kini giliran salah satu tim hukum Delpedro yang ikut dimintai keterangan.
Muhammad Iqbal Ramadhan, pendamping hukum Delpedro, dijadwalkan menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Polda Metro Jaya. Selasa, 16 September 2025, pukul 10.00 WIB.
“Ada satu orang pendamping hukum Delpedro dkk bahkan yang akan diperiksa sebagai saksi,” kata kuasa hukum Delpedro lainnya, Fian Alaydrus.
Fian menyebut, pekan lalu penyidik juga memeriksa lima staf Lokataru dan seorang satpam kantor, sebagaimana dikutip dari laman viv.co.id.
“Jika dijumlah, seluruh kantor hingga pegawai satpam pun ikut diperiksa. Pegawai satpam itu sudah diperiksa per Jumat lalu,” ujar Fian.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya menetapkan enam orang tersangka kasus dugaan penghasutan aksi anarkis dalam demonstrasi sejak 25 Agustus 2025. Mereka adalah Delpedro Marhaen (Direktur Lokataru), Muzaffar Salim (staf Lokataru), Syahdan Husein (admin Instagram @gejayanmemanggil), Khariq Anhar (admin Instagram Aliansi Mahasiswa Penggugat), RAP (pembuat dan kurir molotov), serta Figha (penghasut lewat TikTok).
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, menyatakan seluruh tersangka kini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut.