Kemenag dan Kemenkes Bersinergi! Perkuat Program Pesantren Sehat Untuk Santri
- https://kemenag.go.id/nasional/kemenag-dan-kemenkes-perkuat-kolaborasi-program-pesantren-sehat-EAnoB
Jakarta, VIVA Banyuwangi –Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Pesantren bersama Direktorat Promosi Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membahas penguatan program Pesantren Sehat.
Program ini berfokus pada tiga aspek utama, yakni pembiasaan aktivitas fisik rutin, edukasi perilaku sehat, serta pembinaan kader kesehatan. Selain itu, dibahas pula layanan kesehatan pesantren dengan empat indikator.
Antara lain pemeriksaan kesehatan gratis, penyediaan ruang kesehatan, pemberian Tablet Tambah Darah (TTD), serta kesiapan pesantren melaksanakan P3P, P3K, dan P3LP.
“Kami berharap kerja sama ini lebih diperkuat, terutama untuk menyelaraskan program Pesantren Sehat dengan inisiatif Pesantren Ramah Anak,” ujar Direktur Pesantren Kemenag, Basnang Said.
Tidak hanya itu, pembinaan juga menyentuh aspek lingkungan. Pesantren sehat ditandai dengan ketersediaan toilet bersih dan layak, sarana cuci tangan pakai sabun, asrama dengan ventilasi baik, kawasan tanpa rokok, pengelolaan sampah tertutup, hingga pemberantasan sarang nyamuk secara rutin.
“Diperlukan pertukaran data antara Direktorat Pesantren dan Kemenkes untuk memperkuat basis pembinaan, seperti santri husada dan tim pengasuh pesantren sehat,” jelas Direktur Promosi Kesehatan Kemenkes, Seperti yang dilansir laman Kemenag RI. 15 September, 2025.
Pertemuan ini turut dihadiri sejumlah pejabat Kemenag dan Kemenkes, termasuk Kasubdit Pendidikan Salafiyah dan Kajian Kitab Kuning, Kasubtim Kesantren Subdit Pesantren Salafiyah, serta tim kerja dari Kemenkes.
Dengan sinergi ini, pemerintah berharap terwujud lingkungan pesantren yang lebih sehat, ramah anak, serta mendukung tumbuh kembang santri secara optimal.