Siapkan Hibah Rp7,2 Miliar untuk Petani, Pemkab Situbondo Siapkan Terobosan

Bupati Situbondo menyerahkan bantuan hibah pertanian secara simbolis.
Sumber :
  • https://www.antaranews.com/berita/5109893/pemkab-situbondo-alokasikan-bantuan-hibah-pertanian-rp72-miliar

Situbondo, VIVA Banyuwangi – Pemerintah Kabupaten Situbondo resmi mengalokasikan hibah pertanian sebesar Rp7,2 miliar kepada 124 kelompok tani di 17 kecamatan. Langkah ini bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, serta mendukung kesejahteraan petani.

img_title Satpolairud Situbondo Perketat Pengawasan Pengiriman Hewan Ternak di Pelabuhan Kalbut Jelang Idul Adha

Pengumuman program hibah tersebut dilakukan pada Senin, 15 September 2025. Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, menegaskan bahwa alokasi dana difokuskan pada tiga sektor utama, yakni hortikultura, tanaman pangan, dan perkebunan.

“Bantuan hibah ini kami arahkan untuk memperbaiki irigasi, menyediakan alat pertanian, hingga mendukung budidaya hortikultura dan perkebunan. Harapannya, produktivitas pertanian bisa meningkat,” kata Rio, dikutip dari Antara News.

img_title Pesona Bendung Bajulmati: Melepas Penat di Bawah Rindangnya Hutan Belantara

Secara rinci, sektor hortikultura mendapatkan alokasi Rp635 juta untuk 34 kelompok tani yang mengembangkan kopi, durian, mangga, hingga kapulaga. Sementara itu, bidang tanaman pangan memperoleh Rp1,2 miliar yang disalurkan kepada 15 kelompok tani, dan sektor perkebunan menyerap Rp5,3 miliar bagi 75 kelompok tani, dilansir dari Antara News.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Situbondo, Dadang Aries Bintoro, menjelaskan bahwa bantuan ini bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), serta pokok pikiran DPRD. “Dengan dukungan ini, kami ingin petani merasakan dampak langsung, baik dari sisi hasil panen maupun kesejahteraan,” ucapnya, dikutip dari Antara News.

img_title Dobel Sial Korban KDMP Sumberejo: Tak Ada Ganti Rugi, Deadline Hanya 2 Bulan!

Ia juga menegaskan, program hibah bukan hanya soal angka, melainkan investasi jangka panjang bagi generasi petani Situbondo. “Kami berharap bantuan ini tidak berhenti di musim tanam sekarang, tetapi bisa membawa perubahan nyata dalam pola kerja dan hasil pertanian,” tambahnya.

Selain itu, pemerintah daerah berharap kelompok tani dapat mengelola dana hibah secara transparan dan tepat sasaran. Hal ini dianggap penting untuk memastikan bahwa hasil dari program benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas, bukan hanya sebagian kecil penerima manfaat.

Langkah Pemkab Situbondo ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah tantangan perubahan iklim dan fluktuasi harga komoditas.