Setelah Kecelakaan Maut, Puluhan Armada Bus IND'S 88 di Jember Diperiksa Ketat

Petugas satlantas polres jember dan dinas perhubungan
Sumber :
  • Bambang Sugiarto/VIVA Banyuwangi

Jember, VIVA Banyuwangi – Pasca kecelakaan tragis yang melibatkan bus milik PO IND'S 88 di jalur wisata Gunung Bromo dan menewaskan delapan orang penumpang, jajaran Satlantas Polres Jember bersama Dinas Perhubungan setempat melakukan inspeksi menyeluruh terhadap puluhan armada bus di garasi perusahaan yang berlokasi di Jalan Wolter Monginsidi, Jember.

img_title Tak Terkalahkan! Tim Batara FC U12 Sapu Bersih Babak Penyisihan Pordes Cup VII 2026

Pemeriksaan atau "ram cek" tersebut dilakukan guna memastikan seluruh armada dalam kondisi laik jalan sebelum kembali dioperasikan. Beberapa komponen penting yang diperiksa antara lain kondisi lampu, tekanan udara pada ban, sistem rem, wiper, klakson, alat keselamatan, serta kelengkapan surat-surat kendaraan.

"Setiap armada diperiksa satu per satu dan langsung kami data. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk memastikan tidak ada lagi kejadian serupa," jelas IPDA Firmansyah, Kanit Kamsel Satlantas Polres Jember.

img_title Nasi Berbuka Murah Rp3 Ribu di Jember Diserbu Warga

Dari hasil pemeriksaan, mayoritas armada dinyatakan dalam kondisi prima. Namun demikian, ada beberapa temuan yang harus segera dibenahi, seperti tekanan udara pada ban, tekanan rem, dan kondisi ban yang kurang layak.

Sementara itu, Hani Kusbianto, Pengawas Armada Bus IND'S 88, menyatakan bahwa pihaknya selalu melakukan pengecekan rutin terhadap kendaraan sebelum diberangkatkan. “Sebelum perjalanan, bus selalu kami cek menyeluruh. Kalau ada yang kurang aman, bus tidak kami izinkan berangkat sampai diperbaiki,” ujarnya.

img_title Curi Dua Tabung Gas, Aksi Pria Terekam CCTV di Gudang Agen LPG Jember

Langkah ini diambil sebagai bentuk evaluasi dan peningkatan pengawasan terhadap armada, terlebih setelah insiden kecelakaan yang mengundang perhatian publik. Pemeriksaan armada diharapkan menjadi standar operasional yang lebih ketat bagi semua perusahaan otobus demi keselamatan penumpang.