Setelah Kecelakaan Maut, Puluhan Armada Bus IND'S 88 di Jember Diperiksa Ketat
- Bambang Sugiarto/VIVA Banyuwangi
Jember, VIVA Banyuwangi – Pasca kecelakaan tragis yang melibatkan bus milik PO IND'S 88 di jalur wisata Gunung Bromo dan menewaskan delapan orang penumpang, jajaran Satlantas Polres Jember bersama Dinas Perhubungan setempat melakukan inspeksi menyeluruh terhadap puluhan armada bus di garasi perusahaan yang berlokasi di Jalan Wolter Monginsidi, Jember.
Pemeriksaan atau "ram cek" tersebut dilakukan guna memastikan seluruh armada dalam kondisi laik jalan sebelum kembali dioperasikan. Beberapa komponen penting yang diperiksa antara lain kondisi lampu, tekanan udara pada ban, sistem rem, wiper, klakson, alat keselamatan, serta kelengkapan surat-surat kendaraan.
"Setiap armada diperiksa satu per satu dan langsung kami data. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk memastikan tidak ada lagi kejadian serupa," jelas IPDA Firmansyah, Kanit Kamsel Satlantas Polres Jember.
Dari hasil pemeriksaan, mayoritas armada dinyatakan dalam kondisi prima. Namun demikian, ada beberapa temuan yang harus segera dibenahi, seperti tekanan udara pada ban, tekanan rem, dan kondisi ban yang kurang layak.
Sementara itu, Hani Kusbianto, Pengawas Armada Bus IND'S 88, menyatakan bahwa pihaknya selalu melakukan pengecekan rutin terhadap kendaraan sebelum diberangkatkan. “Sebelum perjalanan, bus selalu kami cek menyeluruh. Kalau ada yang kurang aman, bus tidak kami izinkan berangkat sampai diperbaiki,” ujarnya.
Langkah ini diambil sebagai bentuk evaluasi dan peningkatan pengawasan terhadap armada, terlebih setelah insiden kecelakaan yang mengundang perhatian publik. Pemeriksaan armada diharapkan menjadi standar operasional yang lebih ketat bagi semua perusahaan otobus demi keselamatan penumpang.