Oknum TNI AD Terlibat Penculikan dan Pembunuhan Karyawan Bank, Merjen TNI Wahyu Yudayana Beri Klarifikasi
- YouTube @tvOneNews
Jakarta, VIVA Banyuwangi – Kepolisian Daerah Metro Jaya berhasil mengungkap kasus penculikan dan pembunuhan terhadap Muhammad Ilham Pradipta, Kepala Kantor Cabang BRI.
Dalam investigasi, dua oknum prajurit TNI Angkatan Darat (TNI AD) teridentifikasi terlibat dalam kasus ini.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Merjen TNI Wahyu Yudayana, menjelaskan status kedua prajurit ini, mengonfirmasi bahwa kedua oknum tersebut adalah Kopda FH dan SKN
"Kopda FH dan SKN saat kejadian tidak dalam kondisi dinas aktif” kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Merjen TNI Wahyu Yudayana. Jumat, 19 September 2025.
“Atau sudah disersi (meninggalkan tugas tanpa izin)," tambah Wahyu Yudayana. Dilansir kanal YouTube @tvOneNews.
Wahyu Yudayana menekankan bahwa tindakan mereka adalah pelanggaran berat dan merupakan murni kejahatan pribadi.
Penyelidikan polisi mengungkap motif di balik kejahatan ini adalah untuk menguasai dana dari rekening bank yang tidak aktif.
Kedua oknum TNI ini berperan dalam aksi penculikan dan eksekusi. Kopda FH, yang terlibat dalam penculikan, berhasil ditangkap, dan dari tangannya, polisi menyita uang sebesar Rp40 juta.
Polisi telah mengidentifikasi 15 tersangka dalam kasus ini, termasuk aktor intelektual dan pihak-pihak yang terlibat dalam pengawasan, penculikan, hingga eksekusi.
Pihak kepolisian masih terus melakukan perburuan terhadap seorang tersangka berinisial "S" yang diduga menjadi penyedia data rekening bank yang tidak aktif.