Usai Menyantap MBG, Belasan Siswa SDN 05 Sidomekar Jember Sakit Mendadak

Siswa SDN 05 Sidomekar diduga keracunan MBG
Sumber :
  • https://jatim.antaranews.com/berita/980465/belasan-siswa-sdn-05-sidomekar-jember-diduga-keracunan-mbg

Jember, VIVA Banyuwangi –Belasan siswa Sekolah Dasar Negeri 05 Sidomekar, Kabupaten Jember, Jawa Timur, diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah pada Jumat pagi, 26 September 2025. Kejadian ini mengejutkan para guru dan orang tua, karena selama ini program MBG dikenal aman dan rutin digelar untuk mendukung gizi anak-anak.

img_title Tak Terkalahkan! Tim Batara FC U12 Sapu Bersih Babak Penyisihan Pordes Cup VII 2026

"Kami mendapat laporan dari masyarakat tentang dugaan keracunan 16 siswa usai kegiatan MBG di SDN 05 Sidomekar di Kecamatan Semboro," kata Kapolsek Semboro Iptu Andrias Suryo Rubeda dikutip dari Antara News Jatim.

Berdasarkan kronologi, pukul 08.30 WIB mobil pengantar MBG tiba di sekolah. Sekitar pukul 10.00 WIB, para siswa mulai menyantap makanan yang terdiri dari roti tawar, perkedel tempe, selada, mentimun, keju, saus tomat, dan susu UHT. Namun, sekitar pukul 10.10 WIB, beberapa siswa kelas 2, 5, dan 6 mulai merasakan mual dan tidak nyaman pada perut.

img_title Demi Transparansi, BGN Minta SPPG Unggah Menu MBG Tiap Hari di Media Sosial

"Pukul 10.20 WIB, bapak dan ibu guru membawa lima siswa yang keracunan tersebut ke Puskesmas Semboro untuk memeriksa kesehatan. Siswa lain yang mual-mual ringan tetap tinggal di sekolah," jelas Andrias dikutip dari Antara News Jatim.

Para guru bersama orang tua langsung memantau kondisi siswa lainnya sambil menunggu hasil pemeriksaan. Pada pukul 12.50 WIB, semua siswa yang mendapatkan perawatan di Puskesmas dibawa pulang ke rumah masing-masing.

img_title Nasi Berbuka Murah Rp3 Ribu di Jember Diserbu Warga

Untuk menindaklanjuti insiden ini, Muspika Kecamatan Semboro bersama tim Puskesmas mendatangi dapur MBG di Desa Rejoagung untuk meminta klarifikasi kepada kepala MBG. Tim Puskesmas melakukan pengecekan dan penelitian terhadap sampel makanan yang dibagikan, sekaligus mengambil langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

"Kami sudah mendatangi tempat kejadian, melakukan identifikasi petugas MBG, kepala mitra MBG, ahli gizi, serta wawancara saksi. Sampel makanan diamankan untuk dicek di laboratorium," tambah Andrias.

Hingga saat ini, semua siswa yang diduga keracunan telah dipulangkan dan berada dalam kondisi sehat. Pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Kabupaten Jember berjanji akan terus memantau kondisi kesehatan siswa dan memastikan prosedur keamanan makanan program MBG dijalankan dengan ketat.