Pemkab Situbondo Siapkan Dapur Umum dan BTT untuk Renovasi Rumah Terdampak Gempa

Wakil Bupati Situbondo memberikan bantuan pada terdampak Gempa
Sumber :
  • Pemkab Situbondo/ VIVA Banyuwangi

Situbondo, VIVA Banyuwangi –Pemerintah Kabupaten Situbondo menyiapkan anggaran biaya tak terduga (BTT) untuk merenovasi ratusan rumah yang rusak akibat gempa bermagnitudo 5,7 pada Kamis, 25 September 2025.

img_title Satpolairud Situbondo Perketat Pengawasan Pengiriman Hewan Ternak di Pelabuhan Kalbut Jelang Idul Adha

Hal ini disampaikan oleh Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah saat mendatangi lokasi rumah warga yang terdampak gempa di Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Situbondo pada Jumat, 26 September 2025.

“Pemerintah daerah Kabupaten Situbondo akan merenovasi rumah warga terdampak gempa menggunakan BTT. Jadi kami minta masyarakat untuk tidak khawatir karena akan diperbaiki semuanya sesuai petunjuk Bupati Mas Rio,” tutur Ulfiyah.

img_title Pesona Bendung Bajulmati: Melepas Penat di Bawah Rindangnya Hutan Belantara

Ulfiyah memastikan bahwa rumah yang mendapat fasilitas renovasi tidak hanya rumah dengan kerusakan berat, namun semua rumah terdampak gempa yang telah didata.

Wabup yang akrab disapa Mbak Ulfi melanjutkan bahwa pihaknya telah menerima data terdampak gempa dari perangkat desa, RT/RW, Polsek, dan Koramil di Kecamatan Banyuputih untuk penyaluran bantuan dan perbaikan rumah.

img_title Dobel Sial Korban KDMP Sumberejo: Tak Ada Ganti Rugi, Deadline Hanya 2 Bulan!

Selain itu pemerintah setempat juga telah memberikan pendampingan kepada warga termasuk mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makanan pasca gempa.

“Dapur umum didirikan di lokasi untuk menunjang kebutuhan makanan juga untuk para petugas yang membantu membersihkan puing-puing sisa bangunan yang rusak,” terang Wabup.

Hingga Jumat sore, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo mencatat terdapat 99 rumah yang rusak akibat gempa termasuk fasilitas umum di Desa Sumberwaru, Sumberanyar, Sumberejo, dan Wonorejo, Kecamatan Banyuputih.

Kerusakan terbanyak dan terparah berada di Desa Sumberwaru yang berjarak paling dekat dengan pusat gempa. 60 rumah rusak serta beberapa fasilitas umum seperti mushola dan pos Resort Labuhan Taman Nasional Baluran juga ikut terdampak.

Dalam kunjungannya, Ulfiyah meninjau langsung beberapa rumah yang rusak, memberikan bantuan berupa sembako pada warga, dan menghimbau warga untuk tidak khawatir sekaligus memberikan pemahaman tentang mitigasi bencana.