Sanksi FIFA Untuk Malaysia Melebar, Vietnam Dan Indonesia Ikut Disebut
- www.viva.co.id
Bola, VIVA Banyuwangi – Polemik sanksi FIFA terhadap Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) semakin melebar.
Dikutip viva.co.id, setelah sebelumnya menyeret nama Indonesia, kini giliran Vietnam yang disebut-sebut berada di balik keputusan tersebut.
Media Malaysia, Makan Bola, mengaitkan sosok Nguyen Thi My Dung, anggota Komite Disiplin FIFA asal Vietnam, dengan kasus pemalsuan dokumen naturalisasi tujuh pemain Timnas Malaysia.
Ia dianggap berpotensi memiliki konflik kepentingan karena Malaysia dan Vietnam baru saja bertemu di Kualifikasi Piala Asia 2027.
“Keberadaan Thi My Dung sebagai perwakilan Asia Tenggara dalam Komite Disiplin FIFA memunculkan potensi konflik kepentingan,” tulis Makan Bola.
Sebelumnya, Putra Mahkota Johor (TMJ), Tunku Ismail Sultan Ibrahim, juga menuding ada pihak luar yang ikut andil dalam keputusan FIFA.
Dalam unggahan media sosialnya, ia menyeret nama Indonesia sebagai salah satu pihak yang disebut memiliki kepentingan dalam kasus ini.
Meski berbagai spekulasi muncul, FIFA menegaskan keputusan yang dijatuhkan terhadap FAM murni didasarkan pada bukti hukum.
FAM terbukti melanggar Pasal 22 Kode Disiplin FIFA (FDC) terkait penggunaan dokumen palsu untuk menaturalisasi tujuh pemain.
Atas pelanggaran itu, FAM diganjar denda CHF 350.000. Sementara tujuh pemain naturalisasi Malaysia juga dijatuhi sanksi denda CHF 2.000 per orang dan larangan beraktivitas di sepak bola selama 12 bulan.
Meski keputusan FIFA sudah jelas berbasis regulasi, kontroversi di Malaysia masih berlangsung.
Kritik, spekulasi, hingga tudingan kepada negara lain terus bermunculan di publik sepak bola Malaysia.
Setelah sebelumnya menyeret nama Indonesia, kini Vietnam juga ikut terseret dalam drama panjang sanksi FIFA terhadap FAM.