Fokus Utama Prabowo Evaluasi Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Presiden Perintahkan Perbaikan Teknis Detail di Dapu

Fokus Utama Prabowo: Evaluasi Program Makanan Bergizi Gratis
Sumber :
  • YouTube @tvOneNews

Jakarta, VIVA Banyuwangi – Presiden Prabowo Subianto langsung tancap gas mengevaluasi program unggulannya, Makanan Bergizi Gratis (MBG), sekembalinya dari lawatan luar negeri.

img_title Usai Lawatan, Presiden Prabowo Gelar Rapat Terbatas Akselerasi Program Strategis Nasional

Dalam rapat tertutup yang digelar selama kurang lebih tiga jam di kediamannya di Jalan Kertanegara 4, Jakarta Selatan.

Presiden memanggil sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI, Kapolri, dan Kepala Badan untuk menyamakan frekuensi dan mendengarkan laporan terkini.

img_title Prabowo Perintahkan Menteri ESDM Segera Tindak Tegas Tambang Ilegal di Hutan

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa fokus utama Presiden dalam pertemuan yang berlangsung sejak pukul 19.30 WIB itu adalah keselamatan anak-anak.

Sebagai penerus bangsa, terutama terkait isu-isu yang muncul seputar program MBG.

img_title Dua Jam Bertemu, Prabowo dan Macron Sepakati Penguatan Kemitraan Indonesia-Prancis

Presiden bahkan memberikan instruksi yang sangat rinci dan teknis.

"Beliau langsung memberikan petunjuk-petunjuk terhadap perbaikan-perbaikannya,” ujar Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. Seperti dilansir dari kanal YouTube @tvOneNews.

“Sehingga hari ini dipimpin oleh Menko Pangan kita mengadakan rapat di Kementerian Kesehatan untuk tadi, bahwa yang paling utama adalah keselamatan anak-anak kita," jelas Mensesneg, Prasetyo Hadi

Mensesneg secara spesifik menyoroti kekhawatiran Presiden terhadap aspek sanitasi dan kebersihan dalam proses persiapan makanan.

Hal ini didasarkan pada temuan yang mengindikasikan bahwa masalah kebersihan merupakan salah satu penyebab utama insiden yang terjadi.

"Bapak Presiden memang memberikan petunjuk-petunjuk yang sangat detail, bahkan sangat teknis, ya,” ungkap Senin, 29 September 2025.

“Misalnya, berkenaan dengan masalah kedisiplinan, prosedur, terutama masalah kebersihan yang itu kaitannya dengan masalah air, itu beliau sangat-sangat konsern," ungkap Mensesneg.

Hadi menambahkan bahwa temuan awal menunjukkan masalah utama adalah bakteri.

"Salah satu penyebab utamanya adalah bakteri atau diduga salah satunya adalah kedisiplinan kita di dalam melakukan proses memasak di setiap dapur-dapur tersebut," tambah Hadi.

Untuk menjamin kualitas dan keamanan pangan, Presiden Prabowo mendesak percepatan sertifikasi Sistem Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi seluruh dapur yang terlibat dalam program MBG.

Mengenai target penyelesaian sertifikasi SLHS, Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan bahwa instruksi Presiden sangat jelas.

"Secepatnya. Secepat kita mungkin. Bicara kalau bicara target, ya hitungan minggu harus sudah selesai semuanya untuk memastikan bahwa semua dapur memiliki SLHS," tandas Hadi.

Halaman Selanjutnya
img_title