Presiden Prabowo Panggil Kepala BGN Bahas Perkembangan Kasus Keracunan Massal MBG
- YouTube @tvOneNews
Jakarta, VIVA Banyuwangi – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto langsung merespons cepat isu keracunan massal yang terjadi di sejumlah daerah.
Yang diduga berkaitan dengan program unggulannya, Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Sepulang dari lawatan tujuh hari ke luar negeri, Presiden Prabowo menegaskan bahwa persoalan ini adalah masalah besar yang harus segera ditangani dan dipastikan penyelesaiannya.
Sebagai langkah awal, Presiden Prabowo mengumumkan bahwa akan segera memanggil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Serta sejumlah pejabat terkait untuk mendiskusikan perkembangan kasus dan rencana perbaikan tata kelola program MBG.
Pemanggilan ini menunjukkan komitmen serius dari pemimpin negara untuk memastikan keamanan dan kualitas makanan yang disajikan kepada jutaan anak-anak di Indonesia.
Dalam keterangannya di hadapan media.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengakui bahwa insiden keracunan ini mengindikasikan adanya kekurangan di tahap awal implementasi program.
Namun, Presiden optimis masalah ini dapat diselesaikan dengan baik melalui evaluasi dan tindakan cepat.
Ia menyampaikan secara tegas:
"Jadi begini, saya baru dari luar negeri tujuh hari, saya monitor ada perkembangan itu,” kata Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Seperti dilansir dari kanal YouTube @tvOneNews.
“Habis ini, habis ini saya langsung akan panggil Kepala BGN (Badan Gizi Nasional) dengan beberapa pejabat, kita akan diskusikan ya. Ini masalah besar, jadi pasti ada kekurangan dalam awal ya,” ujar Prabowo.
“Tapi saya juga yakin bahwa kita akan selesaikan dengan baik ya," kata Prabowo. Senin, 29 September 2025.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo juga mewanti-wanti semua pihak untuk tidak mempolitisasi isu keracunan ini.
Seraya mengingatkan kembali tujuan utama dari program MBG yang bersifat kemanusiaan dan fokus pada peningkatan gizi anak-anak kurang mampu.
"Kita harus waspada, jangan sampai ini dipolitisasi. Tujuan makan bergizi adalah untuk anak-anak kita yang sering sulit makan,” kata Presiden Prabowo Subianto.
“Mungkin kita-kita ini makan lumayan, mereka tuh makannya hanya nasi pakai garam. Ini yang harus kita atasi ya,” ujar Prabowo Subianto.
“Untuk memberi makan sekian juta, pasti ada hambatan di tangan, ini kita atasi ya," tegas Prabowo Subianto.