Korban Gempa Situbondo Desak Bantuan Tenaga untuk Rehabilitasi, Jumlah Rumah Rusak Bertambah

Korban Gempa Situbondo Desak Bantuan Tenaga untuk Rehabilitasi
Sumber :
  • YouTube @tvOneNews

Situbondo, VIVA Banyuwangi – Empat hari pasca-gempa yang mengguncang Situbondo, Jawa Timur, jumlah rumah yang mengalami kerusakan terus bertambah.

img_title Satpolairud Situbondo Perketat Pengawasan Pengiriman Hewan Ternak di Pelabuhan Kalbut Jelang Idul Adha

Data terbaru menunjukkan ada 145 rumah yang terdampak, meningkat dari data sebelumnya 118 rumah, menggarisbawahi skala kerusakan yang membutuhkan penanganan segera.

Masyarakat yang terdampak masih harus berjuang dalam ketidakpastian.

img_title Pesona Bendung Bajulmati: Melepas Penat di Bawah Rindangnya Hutan Belantara

Selain harus mengurus administrasi untuk mendapatkan bantuan logistik dan material, banyak korban yang tidak memiliki biaya untuk memulai perbaikan.

Kekhawatiran akan gempa susulan juga memaksa mereka tetap tinggal di luar rumah, karena takut bangunan yang rusak parah akan roboh.

img_title Dobel Sial Korban KDMP Sumberejo: Tak Ada Ganti Rugi, Deadline Hanya 2 Bulan!

Meskipun material bangunan sudah mulai menumpuk di lokasi, para korban menghadapi kendala besar dalam proses pembangunan ulang.

Kebutuhan paling mendesak saat ini bukan lagi sekadar makanan atau bahan baku, melainkan bantuan tenaga untuk rehabilitasi.

Siti, Warga Terdampak Gempa Situbondo, menyampaikan permohonan yang mendesak kepada pemerintah dan pihak-pihak yang menyalurkan bantuan.

"Saya berharap tidak hanya makan dan material bangunan, namun ada bantuan tenaga untuk rehabilitasi rumah mereka yang rusak parah," kata Siti, Warga Terdampak Gempa. Seperti dilansir dari kanal YouTube @tvOneNews.

“Saya dan warga mengalami kesulitan finansial untuk menyewa tukang,” lanjut Siti. Senin, 29 September 2025.

Peningkatan jumlah rumah rusak dan desakan untuk bantuan tenaga ini menunjukkan bahwa proses pemulihan pasca-gempa di Situbondo memerlukan dukungan komprehensif.

Diharapkan pemerintah daerah dan organisasi relawan dapat mengkoordinasikan bantuan berupa relawan atau biaya upah tukang.

Untuk membantu warga membangun kembali rumah mereka dengan aman dan cepat.