Pemkab Situbondo Siapkan 1.200 Nasi Bungkus Setiap Hari untuk Korban dan Relawan

Gubernur Jatim Khofifah di dapur umum terdampak gempa di Situbondo
Sumber :
  • https://jatim.antaranews.com/berita/981101/pemkab-situbondo-sediakan-1200-nasi-bungkus-untuk-warga-terdampak-gempa

Situbondo, VIVA BanyuwangiPemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mendirikan dapur umum di Kecamatan Banyuputih pasca gempa.

img_title Satpolairud Situbondo Perketat Pengawasan Pengiriman Hewan Ternak di Pelabuhan Kalbut Jelang Idul Adha

Dapur umum tanggap darurat ini didirikan sejak Jumat, 26 September 2025, sehari setelah gempa berkekuatan 5,4 magnitudo mengguncang Situbondo.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Situbondo, Timbul Harjanto, menyebutkan bahwa dapur umum ini, menyediakan sebanyak 1.200 nasi bungkus untuk kebutuhan makan warga terdampak gempa bumi, serta relawan yang terlibat dalam penanganan bencana tersebut.

img_title Pesona Bendung Bajulmati: Melepas Penat di Bawah Rindangnya Hutan Belantara

"Setiap harinya dapur umum menyediakan 1.200 nasi bungkus, yang didistribusikan dua kali dalam sehari, termasuk untuk relawan," katanya di Situbondo pada Minggu, 28 September 2025.

Melansir dsri laman jatim.anataranews.com, ia menuturkan, bahwa didirikannya dapur umum tanggap darurat ini, akan berlangsung sampai situasi dan kondisi warga terdampak sudah membaik, hingga bisa beraktivitas kembali seperti semula.

img_title Dobel Sial Korban KDMP Sumberejo: Tak Ada Ganti Rugi, Deadline Hanya 2 Bulan!

"Pendirian dapur umum bagi korban bencana gempa bumi ini sampai kondisi dan situasi membaik," ujarnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo mencatat hingga Sabtu, 27 September 2025 pagi jumlah rumah terdampak gempa bumi, sebanyak 145 rumah yang tersebar di empat desa di Kecamatan Banyuputih, yakni Desa Sumberwaru, Sumberanyar, Sumberejo, dan Wonorejo.

Pemerintah Kabupaten Situbondo telah menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari, terhitung sejak 26 September hingga 9 Oktober 2025 untuk mempercepat layanan dan memastikan kebutuhan dasar warga terdampak bencana gempa selama fase tanggap darurat terpenuhi.