Marak Kasus Gigitan Anjing dan Kera, Dinas Peternakan Jember Gelar Vaksinasi Rabies Massal Gratis
- Palupi Ambarwati/VIVA Banyuwangi
Jember, VIVA Banyuwangi –Meningkatnya kasus gigitan anjing dan kera di wilayah Kabupaten Jember mendorong Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan setempat untuk menggelar vaksinasi rabies massal secara gratis. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah penularan virus rabies dari hewan ke manusia.
Vaksinasi dilakukan di kantor Dinas Peternakan Jember dan disambut antusias oleh masyarakat. Ratusan pemilik hewan seperti anjing, kucing, dan kera terlihat berbondong-bondong datang membawa hewan peliharaan mereka untuk divaksin.
Penyuntikan vaksin dilakukan oleh tim dokter hewan dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) cabang Jember. Mereka memastikan setiap hewan mendapatkan penanganan yang sesuai standar medis.
Dewi, salah satu warga yang datang bersama kucing peliharaannya, mengaku mengikuti vaksinasi karena khawatir hewan kesayangannya bisa tertular rabies.
“Saya takut kucing saya kena rabies, apalagi sekarang banyak kasus gigitan. Jadi saya langsung bawa ke sini untuk divaksin,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Dela, warga lainnya, yang juga memvaksin kucingnya.
“Saya nggak mau ambil risiko. Lebih baik dicegah daripada nanti menyesal,” ujarnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jember, Widodo, membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan vaksinasi rabies terhadap ratusan hewan. Kegiatan ini, katanya, merupakan langkah antisipasi dan pencegahan terhadap merebaknya kasus gigitan hewan penular rabies di Jember.
“Ini sebagai bentuk keseriusan kami dalam menekan angka kasus rabies. Kami juga mengimbau warga untuk rutin memvaksin hewan peliharaan mereka,” jelasnya.
Dinas Peternakan Jember berencana akan terus melakukan vaksinasi rabies secara berkala, terutama di wilayah yang memiliki kasus gigitan hewan liar terbanyak.